Penemuan orok di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat. (Dok. IDN Times / istimewa)
Pukul 09.30 Wita, tim identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, disampaikan bahwa kondisi jasad orok tersebut utuh dan plasenta masih menempel.
Petugas menduga mayat bayi tersebut dibuang sekitar 2 hari yang lalu sebelum ditemukan saksi. Adapun perkiraan umur bayi tersebut kurang lebih 6 bulan dan diduga lahir prematur.
“Bayi orok berjenis kelamin laki-laki, jari tangan lengkap, jari kaki lengkap, ari-ari masih menempel, tempurung kepala sudah lembek,” ungkap Sukadi.
Pukul 09.45 Wita, jasad orok tersebut diangkut oleh ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. Saat ini kasus temuan orok ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.