Anak 14 Tahun di Tabanan Terseret Arus Sungai saat Melukat

Korban awalnya menyelamatkan ibunya yang terseret

Tabanan, IDN Times -  Kejadian orang tenggelam terjadi, Minggu (16/4/2023), di Tukad Balian, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selamadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Korbannya adalah Wira Suputra (14), warga Banjar Dinas Mertayasa, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar.

Pada saat itu ia sedang melukat di sungai tersebut bersama keluarganya. Setelah dinyatakan hilang selama 20 jam lebih, jenazah Wira Saputra ditemukan, Senin (17/4/2023). Berikut ini kronologi selengkapnya.

Baca Juga: Ada 199 Kasus DBD di Tabanan, Renggut Satu Nyawa Anak

1. Korban awalnya melukat bersama keluarga

Anak 14 Tahun di Tabanan Terseret Arus Sungai saat MelukatEvakuasi korban tenggelam di sungai daerah Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Senin (17/4/2023). (Dok.IDN Times/Istimewa)

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Tabanan, peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 15.30 Wita, Minggu (16/4/2023). Sekitar pukul 14.00 Wita, Wira datang bersama keluarga untuk melukat di Tukad Balian daerah Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selamadeg Barat, bersama tujuh anggota keluarganya termasuk ayah dan ibu.

Selesai melukat sekitar pukul 15.30 Wita, Wira diinformasikan sedang duduk di pinggir sungai. Gelombang air setinggi sekitar 30 sentimeter tiba-tiba datang, dan membuat keluarga lainnya yang masih di dalam sungai terseret. Melihat hal tersebut, korban melompat ke sungai bermaksud untuk menolong ibunya, Putu Sintya Dewi. Namun belum sempat menyelamatkan sang ibu, Wira tenggelam seperti tersedot pusaran air dan langsung menghilang.

2. Pencarian hari pertama, korban gagal ditemukan

Anak 14 Tahun di Tabanan Terseret Arus Sungai saat MelukatProses pencarian korban tenggelam di sungai Selemade Barat, Tabanan, Senin (17/4/2023) (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Selama korban terseret pusaran air, anggota keluarga lain yang sempat terseret arus berhasil diselamatkan. Ayah korban, I Made Sujana (47), segera melaporkan peristiwa yang dialami anaknya tersebut ke Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Lalanglinggah.

Informasi ini lalu diteruskan ke Polsek Lalang Linggah dan Kasat Polairud Polres Tabanan. Pencarian hari pertama dilakukan hingga pukul 19.00 Wita, namun korban belum ditemukan.

3. Korban ditemukan setelah 20 jam menghilang

Anak 14 Tahun di Tabanan Terseret Arus Sungai saat MelukatProses evakuasi korban tenggelam di sungai Selemadeg Barat, Tabanan Senin (17/4/2023) (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Pencarian di hari kedua, Senin (17/4/2023), dimulai pukul 09.00 Wita. Para petugas melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Setelah 20 jam lebih menghilang, korban ditemukan di dasar sungai. Jenazahnya dievakuasi pada pukul 11.48 Wita.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman kurang lebih lima meter," ujar Kepala pelaksana BPBD Tabanan, Nyoman Sri Nadha Giri, Senin (17/4/2023).

Sementara itu ayah korban, Made Sujana, mengucapkan terima kasih atas bantuan tim gabungan dalam menemukan jenazah anaknya. Ia sudah mengikhlaskan kepergian sang anak. Sujana berharap agar lokasi tempat anaknya tenggelam bisa dipasangi papan peringatan. Sehingga ke depan tidak ada lagi korban tenggelam di lokasi.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya