Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mes SD Negeri di Buleleng Terbakar Kerugian Rp300 Juta

Mes SD Negeri di Buleleng Terbakar Kerugian Rp300 Juta
Proses pemadaman api oleh petugas damkar di mes Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga. (Dok. Bhabinkamtibmas Desa Tinga-Tinga)
Intinya Sih
  • Kebakaran hebat melanda mes SDN 2 Tinga-Tinga di Buleleng pada malam sebelum Hardiknas, menghanguskan bangunan berukuran 7x6 meter dengan kerugian sekitar Rp300 juta.
  • Saat kejadian, penghuni mes yang merupakan staf TU dan guru sekolah sedang tidak berada di lokasi, sehingga seluruh barang di dalam bangunan ikut terbakar habis.
  • Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab munculnya api, sementara tidak ada korban jiwa dan masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Buleleng, IDN Times - Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 2 Mei 2026 menjadi duka bagi guru dan petugas tata usaha (TU) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga. Sehari sebelum Hardiknas pada Jumat (1/5/2026) malam, kebakaran hebat melanda mes atau tempat tinggal guru dan petugas TU sekolah itu. 

Peristiwa tersebut menghanguskan seluruh bangunan mes berukuran 7 x 6 meter. Barang-barang dalam mes yang berlokasi di Banjar Dinas Juntal, Desa Tinga-Tinga,  Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng juga terbakar habis. Perkiraan nilai kerugian mencapai Rp300 juta.

Berikut kronologi selengkapnya.

1. Api muncul tiba-tiba dan cepat membesar

Proses pemadaman api oleh petugas damkar di mes Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga.
Proses pemadaman api oleh petugas damkar di mes Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga. (Dok. Bhabinkamtibmas Desa Tinga-Tinga)

Saksi Gusti Putu Suryanya (45) mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 18.33 Wita. Menurut dia, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar.

Suryawan segera menghubungi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Tinga-Tinga Aiptu Nyoman Darmawa bersama anggota piket Polsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang. Para petugas itu segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Sementara itu, Gusti Made Suryawan yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman awal. Made Sutama (57), seorang satpam di perusahaan pengiriman kayu, turut membantu dengan menggunakan air PAM untuk menahan laju api.

Warga sekitar juga sigap bergotong-royong memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang letaknya berdekatan. Namun, kobaran api bergerak sangat cepat hingga melalap seluruh bangunan mes sekolah tersebut.

2. Saat kebakaran, penghuni mes tidak ada di lokasi

Proses pemadaman api oleh petugas damkar di mes Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga.
Proses pemadaman api oleh petugas damkar di mes Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tinga-Tinga. (Dok. Bhabinkamtibmas Desa Tinga-Tinga)

Penghuni mes--yaitu Putu Edik Eristiawan seorang staf TU SD Negeri 2 Tinga-Tinga, bersama istrinya Putu Ekayani yang merupakan guru di sekolah tersebut--sedang tidak berada di rumah saat kejadian. Tapi, akibat kebakaran itu, seluruh barang di dalam bangunan tidak sempat diselamatkan.

Bhabinkamtibmas segera berkoordinasi meminta bantuan pemadam kebakaran dari Damkar PLTGU Celukan Bawang dan Damkar Seririt. Petugas Damkar membutuhkan waktu hampir dua jam hingga kobaran api padam sekitar pukul 20.21 Wita.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang AKP I Gede Sudiana atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penanganan guna mencegah api meluas serta memastikan situasi tetap aman.

“Begitu menerima laporan, personel bersama Bhabinkamtibmas langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan. Kami juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar api segera dapat dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Sudiana pada Sabtu (2/5/2026).

3. Polisi masih selidiki penyebab munculnya api

Ilustrasi api, Kebakaran (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi api, Kebakaran (IDN Times/Arief Rahmat)

Sudiana mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api pada bangunan mes tersebut. “Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup besar,” imbuhnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. “Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah,” kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Bali

See More