Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kunjungan Wisatawan Turun, Kenaikan Tiket Tanah Lot Ditunda
DTW Tanah Lot (Dok.IDN Times/Istimewa)
  • Kunjungan wisatawan asing ke Tabanan turun 30 persen pada awal 2026 dibanding tahun sebelumnya, dipengaruhi konflik Timur Tengah dan kenaikan harga BBM yang memicu mahalnya tiket pesawat.
  • Faktor lokal seperti kemacetan parah di jalur menuju Tanah Lot serta masalah sampah di destinasi pantai turut memperburuk minat wisatawan berkunjung ke wilayah Tabanan.
  • Pemkab Tabanan menunda kenaikan harga tiket masuk Tanah Lot hingga tahun depan sambil memperkuat promosi dan mengembangkan destinasi alternatif untuk menjaga sektor pariwisata tetap hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kabupaten Tabanan menunda kenaikan harga tiket masuk Daya Tarik Wisata Tanah Lot setelah terjadi penurunan kunjungan wisatawan asing sekitar 30 persen pada awal tahun 2026.
  • Who?
    Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, AA Ngurah Agung Satria Tenaya, menyampaikan keputusan penundaan tersebut dan menjelaskan faktor-faktor penyebab turunnya jumlah wisatawan.
  • Where?
    Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali, dengan fokus pada kawasan wisata Tanah Lot sebagai salah satu destinasi utama daerah tersebut.
  • When?
    Penundaan diumumkan pada Kamis, 2 April 2026. Rencana kenaikan tiket yang semula dijadwalkan berlaku mulai 1 April 2026 ditangguhkan hingga tahun depan.
  • Why?
    Penurunan kunjungan disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, kenaikan harga BBM yang memicu lonjakan tarif pesawat, kemacetan menuju Tanah Lot, serta persoalan sampah di sejumlah destinasi pantai.
  • How?
    Pemerintah daerah menunda penerapan tarif baru sambil memantau situasi pariwisata dan meningkatkan promosi untuk menarik kembali wisatawan ke berbagai destinasi alternatif di wilayah Tabanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Selama tiga bulan pertama 2026, jumlah kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Kabupaten Tabanan mengalami penurunan hingga 30 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Penurunan kunjungan wisatawan ini membuat kenaikan harga tiket Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, yang seharusnya dilaksanakan 1 April 2026 ini, ditunda.

"Ya ditunda dulu. Rencananya kenaikannya akan dilaksanakan tahun depan," kata Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, AA Ngurah Agung Satria Tenaya, Kamis (2/4/2026).

1. Konflik Timur Tengah termasuk penyebab penurunan wisatawan

DTW Tanah Lot (Dok.IDN Times/Istimewa)

Berdasarkan data Januari–Februari 2026, total kunjungan wisatawan di Tabanan mencapai 350.517 orang. Jumlah ini merosot tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yakni 463.371 orang.

Tenaya mengatakan, turunnya kunjungan ini satu di antara penyebabnya konflik di Timur Tengah dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Selain konflik di Timur Tengah, harga tiket pesawat saat ini melonjak tajam akibat kenaikan harga BBM. Sehingga wisatawan mulai berpikir untuk bepergian menggunakan pesawat," katanya.

2. Kemacetan dan isu sampah jadi faktor turunnya kunjungan

DTW Tanah Lot jelang akhir tahun 2025 (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Tenaya melanjutkan, selain faktor global, persoalan lokal juga turut memengaruhi seperti antrean panjang di jalur penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, serta kemacetan parah di kawasan Canggu, Kabupaten Badung menuju Tanah Lot yang bisa mencapai tiga jam, membuat sebagian wisatawan memilih membatalkan kunjungan.

Selanjutnya banyaknya sampah yang tidak tertangani di banyak destinasi, khususnya destinasi wisata pantai yang tidak ditangani secara maksimal, menurut Satria Tenaya juga menjadi penyebab wisatawan asing maupun domestik enggan berwisata ke Tabanan.

3. Pemkab menunda kenaikan harga tiket DTW Tanah Lot

DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Penurunan kunjungan wisatawan ini membuat Pemkab Tabanan menunda kenaikan harga tiket DTW Tanah Lot. Rencana penerapan kenaikan tiket akan dilaksanakan tahun depan sambil melihat situasi dan kondisi.

Sementara itu, untuk menarik wisatawan, Dinas Pariwisata Tabanan terus berupaya menjaga geliat sektor pariwisata dengan mengintensifkan promosi. Termasuk mendorong kunjungan ke destinasi alternatif guna menekan dampak penurunan wisatawan di awal tahun 2026.

Editorial Team