Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Klungkung Pinjam Rp229 Miliar untuk Perbaikan Infrastruktur Tahun 2026

Jalan berlubang di Klungkung (Dok. istimewa)
Jalan berlubang di Klungkung (Dok. istimewa)
Intinya sih...
  • Pemkab Klungkung mengajukan pinjaman Rp229,9 miliar ke PT SMI untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan RSUD pada 2026.
  • Dana pinjaman digunakan membiayai 18 proyek prioritas, termasuk peningkatan jalan, penataan kawasan pariwisata, pasar, hingga pembangunan fasilitas kesehatan.
  • DPRD memastikan pinjaman diarahkan pada proyek yang benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk percepatan pemerataan pembangunan di Klungkung.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times - Pada tahun 2026, Pemkab Klungkung akan mengajukan pinjaman daerah ke BUMN PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebesar Rp229,9 miliar. Pinjaman tersebut telah mendapatkan persetujuan dari DPRD Klungkung dan akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur serta peningkatan layanan di RSUD Klungkung.

Persetujuan ini dituangkan dalam Keputusan DPRD Klungkung Nomor 24 Tahun 2025, yang disahkan oleh Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, dalam Rapat Paripurna pada Kamis (27/11/2025).

“Keputusan ini menjadi dasar hukum bagi Pemkab Klungkung untuk melanjutkan proses pengajuan pinjaman daerah yang akan digunakan membiayai 18 proyek strategis di sektor infrastruktur jalan, pariwisata, dan kesehatan,” ujar Anak Agung Gde Anom.

1. Pinjaman untuk percepatan pembangunan di daerah

Bali, Diamond Beach (unsplash.com/fortutony)
Bali, Diamond Beach (unsplash.com/fortutony)

Persetujuan pinjaman ini diberikan setelah DPRD menerima dan membahas Surat Bupati Klungkung Nomor 000.7.2/650/Bappeda/11/2025 tertanggal 5 November 2025 mengenai permohonan persetujuan pinjaman daerah.

Gde Anom menegaskan, keputusan tersebut telah mengacu pada seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “DPRD Klungkung menyetujui peminjaman/penerusan pinjaman daerah dari PT SMI sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah,” tegasnya dalam keputusan resmi.

Ia menambahkan, DPRD memandang skema pinjaman ini sebagai instrumen pembiayaan yang dapat mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan publik di seluruh wilayah Klungkung.

2. Pinjaman untuk melaksanakan 18 proyek infratruktur

Uang Rupiah
Ilustrasi Uang Rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Besaran pinjaman yang disetujui mencapai Rp229,9 miliar. Dana ini akan dianggarkan dalam APBD Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2026, tepatnya pada pos Penerimaan Pinjaman Daerah.

Ada 18 proyek infrastruktur dan layanan publik yang didanai pinjaman. Pinjaman dari PT SMI ini akan diarahkan untuk membiayai 18 proyek prioritas, antara lain:

1. Peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh

2. Pembangunan Jalan menuju Broken Beach

3. Peningkatan Jalan Subak Bungsih

4. Peningkatan Jalan Banjar Sukawati–Pesinggahan

5. Peningkatan Jalan Dusun Dungkap–Desa Batukandik Banjar Buluh

6. Peningkatan Jalan ke Desa Pekraman Cemlagi

7. Peningkatan Jalan Lingkar Ceningan

8. Pemeliharaan Berkala Jalan Getakan–Sengkiding

9. Penataan Kawasan Pendukung Pariwisata Desa Batununggul–Nusa Penida

10. Pembangunan Pasar Mentigi Nusa Penida

11. Penataan Tebing Desa Tusan

12. Penataan Kawasan Pura Watu Klotok

13. Rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Kelas III Nusa Penida

14. Pembangunan Gedung Gizi & Ruang Rawat Inap (3 lantai) RSUD Klungkung

15. Pembangunan Gedung Power House (2 lantai) RSUD Klungkung

16. Pengadaan Peralatan Penunjang Gedung Gizi

17. Pengadaan Alat Kesehatan Ruang Rawat Inap

18. Pembangunan Gedung CSSD RS Gema Santi

3. Dewan memastikan, pinjaman diarahkan untuk proyek yang dibutuhkan masyarakat

IMG-20251127-WA0179.jpg
Bupati Klungkung I Made Satria dan Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom. (Dok. istimewa)

Gde Anom menilai, proyek ini memiliki dampak besar pada konektivitas antarwilayah, penguatan layanan kesehatan, dan peningkatan kualitas destinasi pariwisata, terutama di Nusa Penida dan sekitarnya.

“Kami memastikan setiap rupiah pinjaman diarahkan untuk proyek yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pinjaman dari PT SMI bisa mempercepat penataan infrastruktur vital di Klungkung, sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata dan pelayanan publik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More

Tahun 2026, 19 KDMP di Tabanan Resmi Beroperasi

21 Jan 2026, 17:53 WIBNews