Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapal Kargo Sepanjang 22,5 Meter Tenggelam di Perairan Padanggalak
Kapal kargo tenggelam di Pantai Padanggalak karena gelombang laut sangat tinggi (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Kapal kargo MK Baruna sepanjang 22,5 meter tenggelam di perairan Padanggalak, Denpasar, Selasa pagi, diduga akibat ombak dan arus besar; tidak ada korban jiwa.
  • Kapal bermuatan kiriman menuju Nusa Lembongan menunda keberangkatan karena gelombang sekitar empat meter, lalu berlabuh 40 meter dari pantai bersama kapten dan dua ABK.
  • Air masuk dari bagian belakang kapal sekitar pukul 05.00 Wita; Polairud dan Syahbandar Sanur mengevakuasi kapal agar tidak mengganggu jalur speedboat penumpang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (10/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita

MK Baruna mulai memuat barang kiriman untuk tujuan Nusa Lembongan.

pukul 19.00 Wita

Pemuatan barang kiriman di kapal selesai.

pukul 21.00 Wita

Gelombang setinggi sekitar 4 meter masih membuat kondisi laut tidak kondusif. Keberangkatan ditunda dan kapten memutuskan lego jangkar sekitar 40 meter dari tepi pantai.

Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 05.00 Wita

Air laut masuk melalui bagian belakang MK Baruna saat kapal menghadapi ombak dan arus besar. Kapal perlahan tenggelam di Perairan Padanggalak, sementara kapten dan ABK menyelamatkan barang yang memungkinkan ke pantai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kapal kargo MK Baruna sepanjang 22,5 meter tenggelam setelah kemasukan air di perairan Pantai Padanggalak, saat membawa barang kiriman menuju Nusa Lembongan.
  • Who?
    Kapal milik I Wayan Subrata (54) dikapteni Muhammad Ilyas (40) bersama dua ABK. Polairud Polresta Denpasar dan Syahbandar Dermaga Sanur menangani evakuasi.
  • Where?
    Insiden terjadi di Pantai Padanggalak, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, dekat alur masuk Pelabuhan Sanur, Denpasar.
  • When?
    Kapal dilaporkan tenggelam pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 05.00 Wita, setelah sebelumnya menunda keberangkatan sejak Senin malam.
  • Why?
    Ombak sekitar empat meter dan arus laut besar diduga menyebabkan air masuk melalui bagian belakang kapal hingga kapal perlahan tenggelam.
  • How?
    Kapten sempat mengarahkan kapal ke alur pelabuhan, namun kapal semakin kemasukan air. Kapten dan ABK menyelamatkan barang ke pantai, sementara Polairud dan Syahbandar mengevakuasi kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Insiden kecelakaan laut diduga karena pengaruh cuaca dialami oleh kapal kargo MK Baruna yang dilaporkan tenggelam di Pantai Padanggalak, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Kepalq Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sedangkan posisi kapal sementara lego jangkar atau ditambatkan di pinggiran pembatas alur masuk Pelabuhan Sanur agar tidak mengganggu alur keluar masuk speedboat penumpang.

"Diduga karena cuaca yaitu ombak dan arus air yang besar mengakibatkan kapal kemasukan air dan tengelam. Kapal panjangnya 22,5 meter dan lebar 4,5 meter, warna putih, mengunakan mesin tempel 4 unit 40 PK merek Yamaha," jelasnya.

1. Kapal memuat barang dan akan menuju ke Nusa Lembongan

Kapal kargo tenggelam di Pantai Padanggalak karena gelombang laut sangat tinggi (Dok.IDN Times/istimewa)

MK Baruna merupakan kapal milik I Wayan Subrata (54). Senin (10/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita, kapal tersebut sedang memuat barang kiriman hingga pukul 19.00 Wita. Ketika hendak berangkat ke Nusa Lembongan, gelombang laut sedang tinggi sekitar 4m (meter). Kondisinya tidak kondusif hingga pukul 21.00 Wita, sehingga keberangkatan kapal ditunda.

"Kapten kapal memutuskan untuk lego jangkar dengan posisi 40 meter dari tepian pantai dan untuk menjaga keamanan kapal serta barang, kapten dan ABK tinggal di atas kapal," jelas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

2. Air laut mulai masuk dari area belakang kapal Selasa pagi

Nusa Penida (IDN Times/Ayu Afria)

Kapal kargo dengan Kapten Muhammad Ilyas (40) bersama dua anak buah kapal (ABK) tersebut dilaporkan mulai kemasukan air laut melalui jalur belakang sekitar pukul 05.00 Wita pada Selasa pagi. Kapten kapal memutuskan untuk membawa kapal ke alur pelabuhan agar aman. Namun, ombak dan arusnya sangat besar. Kapal semakin kemasukan air dan perlahan mulai tenggelam.

"Kapten kapal dan ABK berusaha semampunya menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan ke tepian pantai," ungkapnya.

3. Kapal dievakuasi agar tidak mengganggu lalu lintas kapal lain

Kapal kargo tenggelam di Pantai Padanggalak karena gelombang laut sangat tinggi (Dok.IDN Times/istimewa)

Atas kejadian tersebut, Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Denpasar mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi. Selanjutnya kejadian tersebut dikoordinasikan dengan pihak Syahbandar Dermaga Sanur.

mereka bersama-sama mengevakuasi kapal agar tidak mengganggu  alur kapal penumpang di dermaga Sanur.

"Pemilik kapal menyampaikan masih belum diketahui kerugiannya," jelasnya.

Editorial Team

Related Article