Tabanan, IDN Times - Kabupaten Tabanan kembali mencatat warganya yang terkonfirmasi COVID-19 meninggal dunia. Hal ini berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) COVID-19 Tabanan, Kamis (3/9/2020). Pasien yang meninggal merupakan laki-laki berusia 81 tahun, dan sudah menjalani perawatan selama satu bulan sebelum meninggal dunia.
Sebulan Diisolasi, Kakek di Tabanan Meninggal Karena COVID-19

1. Pasien mengalami sesak napas sebelum masuk ke rumah sakit
Berdasarkan informasi yang diperoleh IDN Times, pasien memiliki riwayat pernah masuk-keluar rumah sakit karena menderita sesak. Setelah sebulan dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan dan hasil swabnya dinyatakan positif COVID-19, pasien meninggal dunia.
Juru bicara GTPP COVID-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, membenarkan adanya kasus meninggal karena COVID-19 dan dirawat sebulan di RSUD Tabanan sebelum meninggal dunia.
2. Total lima warga Tabanan meninggal dunia terkonfirmasi COVID-19
Daftar itu menambah jumlah total kumulatif warga Tabanan yang meninggal terkonfirmasi COVID-19 sebanyak lima orang per tanggal 3 September 2020. Selain pasien meninggal, Tabanan juga mencatat tambahan tujuh kasus positif dan sembilan pasien sembuh. Sehingga total warga Tabanan terkonfirmasi COVID-19 Tabanan hingga Kamis (3/9/2020) yang masih dalam perawatan sebanyak 66 orang.
3. Tetap terapkan protokol kesehatan
Kasus harian positif COVID-19 membuat Dian kembali mengingatkan supaya tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
"Tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun, hindari kerumunan dan jaga stamina tubuh," ujar Dian.