Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabar Bus Bali ke Aksi Jakarta Masih Menunggu Konfirmasi
Potret Pelabuhan Gilimanuk, Bali (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
  • Polres Jembrana belum bisa mengonfirmasi kabar 15 bus dari Bali menuju aksi di Jakarta dan masih menunggu data valid.
  • Polres Jembrana tetap mengamankan serta memantau lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk, sementara pemeriksaan pelabuhan dilakukan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
  • ASDP Gilimanuk menyebut situasi normal tanpa peningkatan bus; keramaian sebelumnya dikaitkan libur Maulid Nabi, dengan rata-rata bus reguler menuju Jawa atau Jakarta sekitar 80 unit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Polres Jembrana masih menunggu informasi valid terkait kabar keberangkatan 15 bus dari Bali menuju Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026.
  • Who?
    Ipda I Putu Budi Arnaya dari Polres Jembrana, Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, dan Port Superintendent ASDP Gilimanuk Hendra memantau situasi keberangkatan kendaraan.
  • Where?
    Pemantauan dan pengamanan dilakukan di jalur menuju serta kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.
  • When?
    Konfirmasi disampaikan pada Rabu, 26 Agustus 2026, sehari sebelum aksi di Jakarta yang dikabarkan berlangsung Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Why?
    Pengamanan dan pemantauan dilakukan sebagai tugas rutin untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
  • How?
    Polres Jembrana memantau lalu lintas menuju pelabuhan, sementara Polsek Gilimanuk melakukan penjagaan, pemeriksaan, dan pemantauan. ASDP menyatakan kondisi normal dan belum ada peningkatan bus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gianyar, IDN Times - Massa aksi dari sejumlah wilayah di Indonesia dikabarkan akan menuju ke Jakarta untuk berdemonstrasi, pada Kamis (27/8/2026) besok.

Sementara itu, informasi yang beredar di Thread menyertakan perwakilan daerah yang akan ke Jakarta beserta jumlah bus. Unggahan akun @official007news menuliskan perwakilan Bali akan berangkat dengan 6 kapal. Sedangkan akun lainnya, @asepcahyadimaulana212007, mengunggah rincian bus yang akan ke Jakarta, termasuk dari Bali sebanyak 15 bus.

IDN Times melakukan konfirmasi kepada Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Kasi Humas Polres) Jembrana, Inspektur Polisi Dua (Ipda) I Putu Budi Arnaya, terkait informasi yang telah beredar di media sosial. Kepada IDN Times, Budi menyatakan pihak Polres Jembrana tetap melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas, khususnya di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

“Sebagai bagian dari tugas rutin dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan,” kata Budi, pada Rabu (26/8/2026).

Sementara itu, kegiatan penjagaan, pemeriksaan, pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk dilakukan oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Budi menjelaskan, pihaknya tidak mendapatkan informasi keberangkatan bus dari Bali untuk ikut aksi di Jakarta.

“Terkait informasi mengenai keberangkatan 15 bus dari Bali, kami belum dapat mengonfirmasi kebenarannya dan masih menunggu data atau informasi yang valid,” ujarnya.

Sementara, Port Superintendent ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Hendra, mengatakan situasi di lapangan terlihat normal. Ia menilai keramaian bus belakangan ini karena liburan Hari Raya Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Gak ada (15 bus dari Bali untuk aksi), normal saja. Kalau seperti yang kemarin itu peak season, hari libur Maulid Nabi itu,” ungkap Hendra melalui sambungan telepon kepada IDN Times, pada Rabu (26/8/2026).

Ia belum dapat menyebutkan jumlah bus yang hari ini berangkat dari Bali menuju Jakarta. Hendra memaparkan, rata-rata keberangkatan bus dari Bali ke Jawa atau Jakarta sekitar 80 bus, dan biasanya dijadwalkan pada pagi hari.

“Iya bisa sampai kadang 80 bus, itu bus-bus reguler saja. Bus malam penumpang biasa tujuan Jakarta mulai dari pagi. Segitulah. Tidak ada peningkatan,” imbuhnya.

Editorial Team

Related Article