Tabanan, IDNTimes- Ruang bimbingan dan konseling (BK) kerap dipandang sebagai ruang 'eksekusi' bagi anak-anak bermasalah di sekolah. Untuk mengubah cara pandang ini, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Selemadeg melahirkan inovasi yang dinamai Sahabat Selsa (Sapa Hati Berbasis AI Teknologi di SMP Negeri 1 Selemadeg) Bimbingan Konseling dan Ekonomi Kreatif.
Bahkan inovasi ini memenangkan piagam Anugerah Bali Swacitta Nugraha Provinsi Bali 2026 untuk kategori inovasi teknologi di bidang ekonomi kreatif dan digital.
Kepala Sekolah SMPN 1 Selemadeg, Ni Wayan Sri Yasmini, mengatakan bahwa melalui program Sahabat Selsa, ruang BK di SMPN 1 Selemadeg tidak lagi dipandang sebagai ruang eksekusi bagi anak-anak bermasalah, melainkan bertransformasi menjadi klinik tempat bertukar ide dan pendampingan minat dan bakat.
"Para siswa diajak mengenali potensi diri, merancang karya kreatif, hingga mempelajari pemasaran digital dengan memanfaatkan ruang sinergi bersama UMKM lokal di kawasan Selemadeg," ujarnya, Selasa (18/8/2026).
