Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Inflasi Denpasar Agustus 2026 Capai 3,46 Persen Tertinggi di Bali
Wisatawan nusantara (wisnus) terlihat belanja pakaian motif khas Bali di Pasar Kumbasari pada Minggu, 7 Juni 2026. (IDN Times/Yuko Utami)
  • BPS Bali mencatat inflasi tahunan Bali pada Agustus 2026 sebesar 3,45 persen, dengan Denpasar tertinggi mencapai 3,64 persen.
  • Singaraja mencatat inflasi tahunan 3,61 persen dan inflasi bulanan tertinggi, 1,12 persen; Tabanan sebesar 3,59 persen, sedangkan Badung terendah 2,86 persen.
  • BPS menyebut inflasi di atas 3,5 persen di sejumlah wilayah Bali masih terkendali dan berharap kenaikan pendapatan masyarakat menjaga daya beli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Kota Denpasar tercatat kembali sebagai wilayah dengan angka inflasi tertinggi di Bali pada periode Agustus 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, tingkat inflasi tahunan (year-on-year) Provinsi Bali pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,45 persen, dengan inflasi tertinggi di Kota Denpasar mencapai 3,64 persen

Sementara itu, inflasi terendah dari empat kabupaten/kota di Bali sebagai cakupan indeks harga konsumen berada di Kabupaten Badung yakni 2,86 persen. Sementara tiga wilayah lain yaitu Denpasar, Singaraja, dan Tabanan kompak menunjukkan angka inflasi lebih dari 3,5 persen.

“Kalau kita lihat inflasi year on yearnya kecuali Badung itu mengalami inflasi tercatat lebih dari 3,5 persen,” ujar Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan pada Selasa (1/9/2026) di Denpasar.

Catatan BPS Bali pada awal tahun 2026, angka inflasi di Kota Denpasar sebesar 3,6 persen. Besaran inflasi di Denpasar telah menyentuh batas atas target inflasi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 3,5 persen. Namun, pada periode Agustus 2026 ini tak hanya Denpasar yang tercatat alami inflasi lebih dari 3,5 persen.

Kawasan Bali Utara di Singaraja, Buleleng inflasi pada Agustus 2026 tercatat di angka 3,61 persen. Inflasi bulanan di Buleleng paling tinggi dari empat wilayah lainnya, yaitu sebesar 1,12 persen.

Sementara itu, BPS Bali mencatat angka inflasi tahunan di Kabupaten Tabanan sebesar 3,59 persen. Meski angka inflasi tahunan Bali dan tiga kabupaten/kota melebihi 3,5 persen, Agus menyampaikan bahwa angka tersebut masih terkendali.

Ia berharap angka inflasi ini sejalan dengan kenaikan pendapatan masyarakat, sehingga mampu menjaga daya beli. “Mudah-mudahan inflasinya naik, pendapatan masyarakatnya masih mampu untuk mengonsumsi barang-barang tersebut,” imbuh Agus.

Curated For You

Editorial Team

Related Article