Tabanan, IDN Times - Delapan bulan sudah pandemik COVID-19 telah menjangkiti Indonesia. Seluruh sektor terkena dampaknya. Selain sektor pariwisata, hantaman ekonomi akibat pandemik juga dirasakan oleh pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tabanan.
Sesuai data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan, tercatat ada lebih dari 900 IKM formal maupun Informal. Dari jumlah itu, hampir setengahnya mengalami keterpurukan. Meski demikian, masih ada beberapa IKM yang tetap berproduksi di tengah keterpurukan itu agar tetap bisa membuka lapangan kerja.
