SKD CPNS Provinsi Bali Banyak yang Tak Memenuhi Passing Grade

Jadwal SKB diumumkan menyusul

Denpasar, IDN Times - Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Provinsi Bali, telah selesai diselenggarakan di Kantor Regional X BKN, Jalan Bypass Ngurah Rai Nomor 646 Pesanggaran, Denpasar, Minggu (11/11).

SKD sendiri sudah dilakukan sejak 1 November lalu dengan jumlah peserta mencapai 10.324 orang. Sementara formasi yang diperebutkan berjumlah 818 formasi. Bagaimana hasilnya?

1. Meski nilainya tinggi, banyak yang tak memenuhi passing grade

SKD CPNS Provinsi Bali Banyak yang Tak Memenuhi Passing GradeIDN Times/Irma Yudistirani

Baca Juga: Hindari Nepotisme, Tes CPNS di Bali Tak Menggunakan Wawancara

Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, mengakui pada pelaksanaan SKD kali ini banyak yang tak memenuhi passing grade. Untuk jumlahnya sendiri masih nunggu hasil rekapan dan baru besok (12/11) akan diumumkan.

2. Jika kuota tak terpenuhi akan hangus

SKD CPNS Provinsi Bali Banyak yang Tak Memenuhi Passing GradeIDN Times/Irma Yudistirani

Indra melanjutkan, pihaknya tak akan memaksakan untuk memenuhi kuota yang disediakan. Misalnya, jika yang lulus passing grade hanya 300 orang sedangkan kuotanya 800 orang, maka kuota sisanya akan dianggap hangus.

"Kami tidak mencari kuota. Berapapun yang lulus passing grade, ya itu yang akan ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," terangnya.

Terkait hal tersebut, Indra mengaku banyak peserta yang merasa keberatan. Namun keputusan tersebut diputuskan oleh panitia pusat. Sehingga panitia daerah hanya tinggal menjalankannya. 

"Setelah yang lulus passing grade, akan dibahas di pusat dan sampai hari ini belum ada petunjuk," katanya.

3. Semua fair, tidak ada kecurangan

SKD CPNS Provinsi Bali Banyak yang Tak Memenuhi Passing GradeDokumen Pribadi

Baca Juga: Ada yang Menawarkan Bisa Lolos CPNS di Denpasar? Hubungi Nomor ini

Selama tes, Indra menegaskan tidak ada kecurangan dalam pelaksanaannya. Pasalnya, semua tes menggunakan komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

"Kami di provinsi pakai CAT semua biar fair. Kalau selain itu nanti subjektif lagi. Kita percayakan kepada CAT," jelasnya.

Sementara itu, jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) masih menunggu dari arahan panitia pusat, dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Segera akan diumumkan. Setelah selesai, semua akan konsultasi ke BKN setelah diketahui jumlah yang lulus passing grade. Nanti berapa yang ikut tes dibuatkan jadwal berapa hari," katanya.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya