Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hari Ini Waktu yang Tepat untuk Beryoga Menurut Kalender Hindu Bali
Pengalaman mencoba Danda Yoga di Abisena Ubud. (IDN Times/Irma Yudistiraani)

Selamat pagi semuanya, bagaimana kabar kamu setelah upacara memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia? Semoga semakin semangat ya. Sebelum lanjut rehat atau beraktivitas, ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali untukmu.

Ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital pada Senin, 17 Agustus 2026 ini diawali dengan amerta danta. Hari ini baik untuk melakukan tapa, brata, beryoga, semadi, penyucian diri, dan segala pekerjaan. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik mencari nafkah

Ilustrasi Bekerja (IDN Times/Fiqih Damarjati)

Amertayoga adalah hari baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha atau perusahaan. Banyu urug merupakan hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. 

Dauh ayu merupakan hari baik untuk membuat awig-awig (aturan setingkat desa adat), peraturan atau undang-undang, serta baik untuk membangun.

Derman bagia merupakan hari baik untuk menikah, membangun, mulai belajar atau berlatih, hingga belajar menari. Kala buingrau artinya baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra atau leluhur. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. 

2. Baik belajar menari

Para mahasiswa uin saizu Purwokerto saat menari lengger dalam kolaburasi vidyarpana di Yogyakarta. (IDN Times/Foto : Dok. Safrudin Aziz)

Dina jaya merupakan hari baik untuk belajar menari atau pengetahuan yang lain dan mengandung unsur keunggulan. Kala jangkut adalah hari baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. 

Kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah dan memulai memelihara ternak. Kala sor artinya tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.

Kala temah adalah hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. Salah wadi artinya hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.

3. Baik menanam padi

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Srigati munggah adalah hari baik untuk menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi di lumbung. Namun, tidak baik meminjam sesuatu serta menjual beli beras. 

Srigati adalah hari baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. Titibuwuk adalah hari yang baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. 

Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting, bepergian, dan membuat tangga. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Buat Astawa, Pratiti: Separsa.

Editorial Team

Related Article