Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 30 April 2025

Hari Baik Menurut Hindu Bali 30 April 2025
Ilustrasi yoga (unsplash.com/jareddrice)

Ubur-ubur ikan lele, balik lagi hari baik le. Yap ramalan hari baik menurut Hindu Bali pada 30 April 2025 ada amerta danta. Hari ini dipercaya baik untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, penyucian diri, dan segala pekerjaan. 

Hari ini juga dipercaya baik untuk memulai suatu usaha dan bercocok tanam karena ada hari baik amerta gati. Namun, ada hari carik walangati, artinya tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Penasaran bagaimana ramalan hari baik lainnya? Berikut selengkapnya.

1. Baik menanam padi

ilustrasi ladang padi (unsplash.com/Redicul Pict)
ilustrasi ladang padi (unsplash.com/Redicul Pict)

Asuajeg turun merupakan hari baik untuk membuat penakut, menanam padi, kacang-kacangan, dan sirih. Hari ini juga baik untuk berburu, membuat alat bunyi-bunyian, kentongan, gamelan, genta, dan lainnya. Gni rawana rangkep artinya baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api, tapi tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah.

Dewa ngelayang artinya baik untuk membuat bangunan suci, Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Dewasa ngelayang adalah hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. Dina jaya artinya baik untuk belajar menari atau pengetahuan yang lain dan mengandung unsur keunggulan. 

2. Baik menanam tumbuhan berbuah

Ilustrasi alpukat matang (pexels.com/Jessica Lewis)
Ilustrasi alpukat matang (pexels.com/Jessica Lewis)

Kajeng rendetan adalah hari baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. Kala jengking artinya baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, dan jaring.

Namun, tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut. Kala pegat artinya baik untuk mulai menyadap (ngirisin), memisah bayi menetek (melas rare). Namun, tidak baik untuk melakukan karya ayu. 

Kala sor artinya tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. Kala sudangastra adalah hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing. Kala tumapel artinya baik untuk membuat topeng (tapel), membuat dan memasang kungkungan (tempat mengurung lebah).

3. Baik untuk mulai berjualan

Ilustrasi jualan (pexels.com/Gustavo Fring)
Ilustrasi jualan (pexels.com/Gustavo Fring)

Sedana yoga adalah hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. Kamajaya artinya baik untuk dewasa pernikahan, membangun, membuat alat-alat perang, mulai belajar atau berlatih. Pepedan artinya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Subacara artinya baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat atau menunjuk petugas, mulai belajar. Uncal balung adalah hari yang tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Buat Sebet, Pratiti: Nama rupa.

Share
Topics
Editorial Team
Ni Komang Yuko Utami
Irma Yudistirani
Ni Komang Yuko Utami
EditorNi Komang Yuko Utami
Follow Us

Latest News Bali

See More

Harga Cabai dan Pangan Lainnya di Bali 20 Maret 2026

20 Mar 2026, 14:38 WIBNews