Hari Baik Menurut Hindu Bali 3 Januari 2025

Hari baik menurut Hindu Bali pada Jumat, 3 Januari 2025 adalah carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Geni rawana merupakan hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api.
Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, mengupacarai rumah baru atau melaspas, bercocok tanam. Lantas bagaimana hari baik lainnya? Simak selengkapnya.
1. Baik bercocok tanam

Jiwa menganti adalah hari baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha. Kala brahma adalah hari yang mengandung arti kepanasan atau kesakitan. Kala dangastra merupakan hari baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).
2. Baik memulai suatu usaha

Kala gotongan adalah hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Kala kutila manik adalah hari baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya. Panca prawani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu.
3. Baik menanam padi

Srigati jenek merupakan hari baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi di lumbung, serta pelaksanaan upacaranya. Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik Pitra Yadnya diantaranya penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Suka Rahayu, Pratiti: Jati.


















