Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 2 Februari 2025

Hari Baik Menurut Hindu Bali 2 Februari 2025
ilustrasi buah mangga (freepik.com/jcomp)

Hari baik menurut Hindu Bali pada Minggu, 2 Februari 2025 adalah kajeng rendetan. Ini adalah hari baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. Sedangkan carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah.

Ada pula hari yang disebut dengan kala jangkut adalah hari baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. Penasaran hari baik lainnya seperti apa? Berikut selengkapnya.

1. Baik membuat peraturan

ilustrasi hukum (freepik.com/freepik)
ilustrasi hukum (freepik.com/freepik)

Dauh ayu artinya baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun. Kala buingrau merupakan hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Namun, tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. 

Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya seperti penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya.

2. Tidak baik untuk pindah rumah

ilustrasi pindah  rumah (freepik.com/senivpetro)
ilustrasi pindah rumah (freepik.com/senivpetro)

Kala rumpuh adalah hari yang tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). Kaleburau merupakan hari yang tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Ini juga hari yang tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa atau ngaben.

Lebur awu adalah hari yang tidak baik melakukan upacara wiwaha atau pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kala kutila manik adalah hari baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya.

3. Baik melaksanakan kerja bakti

ilustrasi anak muda peduli lingkungan (freepik.com/DC Studio)
ilustrasi anak muda peduli lingkungan (freepik.com/DC Studio)

Semut sedulur adalah hari baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Namun, tidak baik mengubur atau membakar mayat. Srigati jenek adalah hari baik untuk membibit atau menanam padi, menyimpan padi dilumbung, serta pelaksanaan upacaranya. 

Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga atau banggul. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Langgeng Kayowanan, Pratiti: Jati.

Share
Topics
Editorial Team
Ni Komang Yuko Utami
Irma Yudistirani
Ni Komang Yuko Utami
EditorNi Komang Yuko Utami
Follow Us

Latest News Bali

See More

Fungsi Rekonstruksi Kasus Pidana, Polisi Bisa Menguak Peran Pelaku

16 Mei 2026, 14:36 WIBNews