Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 15 Februari 2026, Baik Menanam Sirih

Ilustrasi Sirih Gading (Pexels/TeonaSwift)
Ilustrasi Sirih Gading (Pexels/TeonaSwift)

Selamat pagi semuanya, semoga kabar kalian baik dan sehat selalu ya. Kamu tengah menikmati hari libur pada Minggu, 15 Februari 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali untukmu. Ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital ini diawali dengan kala gumarang turun. Ini adalah hari baik untuk menanam sirih dan tembakau. Namun, tidak baik untuk pembuatan bibit. 

Sementara itu, kajeng uwudan merupakan hari yang tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Kala bangkung dan kala nanggung adalah hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Tidak baik melaksanakan upacara pernikahan

Ilustrasi menikah (pexels.com/Terje Sollie)
Ilustrasi menikah (pexels.com/Terje Sollie)

Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha. Hari ini juga tidak baik melaksanakan upacara atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

Rangda tiga artinya tidak baik melakukan upacara pawiwahan. Ada juga hari yang disebut dengan gagak anungsang pati merupakan hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.

Mengandung sifat mengecewakan

ilustrasi kecewa (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi kecewa (pexels.com/Ron Lach)

Kala ingsor adalah hari yang mengandung sifat atau tanda-tanda mengecewakan. Kala mereng adalah hari yang tidak baik untuk bercocok tanam. Panca prawani merupakan hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu. Purwani artinya tidak baik dipakai dewasa

Baik membuat alat-alat runcing

ilustrasi pisau dapur (pexels.com/MYKOLA OSMACHKO)
ilustrasi pisau dapur (pexels.com/MYKOLA OSMACHKO)

Kala sudangastra merupakan hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing. Sementara itu, salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya) 

Hari ini juga tidak baik melakukan upacara Pitra Yadnya, seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Luwih Bagia, Pratiti: Jaramerana.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Harga Daging di Bali 14 Februari 2026 dan Pangan Lainnya

15 Feb 2026, 12:22 WIBNews