Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Guru SD di Buleleng Diduga Lakukan Kekerasan Seksual kepada Murid
Ilustrasi kekerasan seksual. (Dok. Remotivi)

Buleleng, IDN Times - Seorang siswa perempuan sekolah dasar (SD) di Buleleng diduga mengalami kekerasan seksual. Terduga pelaku berinisial MGAW adalah guru di sekolah tempat korban mengenyam pendidikan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Buleleng. 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Yohana memaparkan waktu kejadian awal sekitar Maret 2026. Terduga pelaku melakukan kekerasan seksual pertama di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

“Kemudian pada bulan Juni MGAW mencabuli korban di toilet sekolah yang dilakukan pada saat suasana sepi,” ujar Yohana kepada IDN Times Sabtu (25/7/2026).

Setelah kejadian traumatis itu, korban memilih bercerita kepada sang bibi pada Juli 2026. “Mendengar hal tersebut bibi korban menyampaikan kepada pelapor yang tidak lain adalah ayah kandung korban bahwa korban mengalami kekerasan seksual,” jelasnya.

Mendengar penuturan bibi korban atas kejadian yang dialami sang anak, orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polres Buleleng. Laporan keluarga korban resmi diterima pihak kepolisian melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/187/VII/2026/SPKT/PolresBuleleng/Polda Bali tertanggal 6 Juli 2026.

Yohana mengatakan, saat ini kondisi korban masih mendapatkan penanganan dan perlindungan secara fisik hingga psikologis. Sementara itu, kasus ini dan terduga pelaku yang merupakan warga Kelurahan Penarukan, Buleleng tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak Polres Buleleng.

Jangan diam apabila melihat atau mendengar cerita anak korban kekerasan seksual. Segera melaporkan kepada lembaga perlindungan anak dan lembaga hukum di sekitar anda.

Curated For You

Editorial Team

Related Article