Klungkung, IDN Times- Membaca kerap dianggap sebagai aktivitas yang monoton bagi sebagian anak. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung.
Murid tidak hanya duduk membaca teks dan menjawab pertanyaan, tetapi diajak bermain, memecahkan masalah, mengenal budaya, hingga mengasah kemampuan mengambil keputusan.
Cara belajar tersebut hadir melalui Kampung Cerita Digital, media pembelajaran interaktif berbasis web yang dikembangkan guru SD Negeri 1 Semarapura Kangin, Anida Fajriani SPdSD MPd.
Inovasi itu bermula dari persoalan sederhana yang ditemui Anida di kelas. Ia ingin kegiatan membaca tidak berhenti pada kemampuan murid memahami teks, tetapi juga membuat mereka tertarik mengeksplorasi isi bacaan.
“Kampung Cerita Digital berangkat dari kebutuhan yang saya temukan di kelas. Saya ingin anak-anak menikmati kegiatan membaca sekaligus memahami dan menghubungkan isi bacaan dengan kehidupan mereka,” ujar Anida.
