Denpasar, IDN Times - Kehadiran Maria Natalia Londa alias Londa (35) atlet trek dan lapangan Indonesia yang berkompetisi dalam cabang lompat jauh dan lompat jangkit di Asics Global Running Day yang diselenggarakan pada Sabtu (6/6/2026) di Rue, Maya Hotel menarik perhatian. Atlet Bali tersebut tampak berbeda diantara 650 pelari lainnya, badannya tampak bugar. Dalam kesempatan tersebut, Londa menyampaikan, banyak atlet Indonesia yang lahir di luar zona trek, misalnya dua pelari maraton putra-putri Indonesia terbaik muncul dari race di luar trek. Jadi, adanya running community yang sering diselenggarakan di Bali menjadi kesempatan dan wadah tersendiri dalam menumbuhkan minat para pelari muda dan daerah untuk bisa berprestasi.
"Kan sekarang banyak komunitas lari. Kita bukan hanya bisa melihat potensi atlet itu bukan hanya di dalam trek, tapi juga di luar zona trek. Jadi kan kita di Bali banyaklah pelari-pelari jalanan nih. Mereka munculnya bukan dari trek sebenarnya. Ya, munculnya dari pelari kalcer lah saya bilang, sampai membuat dia bisa berprestasi," ungkapnya.
