Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rekap Data Narkoba Bali 2023: Didominasi Pelaku Usia Muda

Kota Denpasar
Rekap Data Narkoba Bali 2023: Didominasi Pelaku Usia Muda
Tersangka narkoba yang diamankan BNNP Bali (IDN Times/Ayu Afria)
Share Article

Badung, IDN TimesBali sebagai daerah pariwisata favorit internasional tidak terlepas dari bayang-bayang narkoba. Hal ini diakui oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Sepanjang 2023, kasus narkotika ini didominasi oleh generasi muda yang merupakan usia produktif.

Meski begitu, upaya pencegahan yang dilakukan BNNP Bali, dan jajaran juga membuahkan hasil. Bali dipandang sebagai tolok ukur indeks ketahanan keluarga anti narkotika.

  1. 1.Lebih banyak menyasar generasi muda, dan dominasi sitaan ganja

    Barang bukti narkoba yang diamankan BNNP Bali (IDN Times/Ayu Afria)
    Barang bukti narkoba yang diamankan BNNP Bali (IDN Times/Ayu Afria)

    Kapolda Bali, Irjen Pol Ida Bagus Kd Putra Narendra, mengakui pariwisata di Bali menjadi tempat peredaran narkoba, dengan temuan dominasi oleh pelaku usia produktif. Meskipun kepolisian telah melakukan operasi di sejumlah lokasi pariwisata, namun keberadaan barang tersebut masih juga mudah diperoleh.

    Sementara itu, untuk menentukan apakah orang tersebut terlibat sebagai pengguna narkoba harus dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Misalnya pengecekan urine menggunakan tes kit, dan temuan barang bukti.

    “Lebih banyak menyasar pada kaum muda atau generasi produktif, jenjang usianya 16-29 tahun. Yang kami rekap di situ,” jelasnya.

    Data yang diungkap Polda Bali barang bukti narkotika selama 2023, di antaranya:

    • Ganja: 32,55 kilogram (kg)
    • Sabu-sabu: 6,9 kg sabu
    • Kokain: 3,7 kg
    • Mushroom: 3,66 kg
    • Tembakau sitentis: 1,67 kg
    • Bromazepam: 0,91 kg
    • Pil koplo: 6.557 butir
    • Ekstasi: 2.561 butir.

    Tidak sendiri, pihak kepolisian bersinergi dengan BNN, dan Bea Cukai untuk mengungkap kasus narkotika ini.

  2. 2.Indeks ketahanan diri remaja anti narkoba di Bali sangat tinggi

    ilustrasi anak remaja sedang marah (freepik.com/freepik)
    ilustrasi anak remaja sedang marah (freepik.com/freepik)

    Sementara itu Kepala Badan Narkotika Provinsi Bali, Brigjenpol R Nurhadi Yuwono, menyampaikan upaya BNNP, dan BNNP Bali dalam melakukan pencegahan di kalangan anak muda telah banyak dilakukan. Salah satunya melalui kejuaraan olahraga, paduan suara, dan juga menyanyikan War on Drugs. Kegiatan ini diikuti jutaan peserta yang merupakan generasi muda di Indonesia. Alasannya adalah sebagai salah satu bentuk upaya strategi BNN dalam merubah mindset generasi muda, dan masyarakat.

    “Diikuti ksejumlah 3,6 juta peserta dari stakeholders, khususnya tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA, maupun universitas. Dan masyarakat pada umumnya,” jelasnya.

    Hal ini dibuktikan dengan nilai indeks ketahanan diri remaja anti narkoba (DEKTARI) di Bali rata-rata 55,87, yang artinya sangat tinggi. Sementara itu nilai indeks ketahanan diri remaja anti narkoba (DEKTARI) di Bali tahun 2023 terinci sebagai berikut:

    • BNNP Bali nilai DEKTARI 55,71 (sangat tinggi)
    • BNNK Denpasar nilai DEKTARI 56,04 (sangat tinggi)
    • BNNK Badung nilai DEKTARI 56,57 (sangat tinggi)
    • BNNK Gianyar nilai DEKTARI 52,54 (tinggi)
    • BNNK Klungkung nilai DEKTARI 57,67 (sangat tinggi)
    • BNNK Karangasem nilai DEKTARI 57,00 (sangat tinggi)
    • BNNK Buleleng nilai DEKTARI 55,58 (sangat tinggi)
  3. 3.Ketahanan keluarga anti narkoba di Bali tinggi

    Keluarga Cemara (dok. Visinema Pictures/Keluarga Cemara)
    Keluarga Cemara (dok. Visinema Pictures/Keluarga Cemara)

    Peran serta keluarga untuk mencegah anak-anaknya terjerumus dalam narkoba juga sangat penting. Dari survei yang dilakukan oleh BNN diketahui, bahwa ketahanan keluarga antinarkotika di Bali kategori tinggi. Angka ini menjadikan Bali sebagai tolok ukur provinsi lain dalam capaian indeks ketahanan keluarga.

    “Ada program ketahanan keluarga dari bidang pencegahan, khususnya di wilayah Bali, yang dinilai oleh tingkat pusat dengan rata-rata nilai 88,265 kategori tinggi. Kami bersyukur di Bali ini adat istiadat sangat kuat,” ungkapnya.

    Nilai indeks ketahanan keluarga antinarkoba (DEKTARA) di Bali tahun 2023 terinci sebagai berikut:

    • BNNP Bali: 89,196 (sangat tinggi)
    • BNNK Denpasar: 79,821 (tinggi)
    • BNNK Badung: 87,857 (tinggi)
    • BNNK Gianyar: 95,536 (sangat tinggi)
    • BNNK Klungkung: 89,821 (sangat tinggi)
    • BNNK Karangasem: 84,018 (tinggi)
    • BNNK Buleleng: 91,607 (sangat tinggi)
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More