Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Mendapatkan Bantuan Beras dari Pemerintah di Tabanan
Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/9/2026) (Dok.Perum Bulog Bali)
  • Program bantuan pangan beras di Bali menyasar 302.397 penerima dengan alokasi 9.071.910 kilogram selama tiga bulan; setiap penerima mendapat 10 kilogram per bulan.
  • Di Tabanan, bantuan telah tersalurkan kepada 33.595 dari 37.097 penerima, atau sekitar 90 persen, sehingga 3.502 penerima masih menunggu penyaluran.
  • Perum Bulog Bali mempercepat distribusi alokasi Juli–September 2026 melalui koordinasi hingga desa; penerima DTSEN desil 1–4 wajib membawa undangan, KTP, dan KK.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kabupaten Tabanan telah mencapai sekitar 90 persen, dengan 33.595 dari 37.097 Penerima Bantuan Pangan telah menerima bantuan.
  • Who?
    Perum Bulog Kantor Wilayah Bali menyalurkan bantuan kepada Penerima Bantuan Pangan, dengan dukungan pemerintah daerah hingga tingkat desa. Sebanyak 3.502 penerima di Tabanan masih menunggu bantuan.
  • Where?
    Penyaluran dipercepat di sejumlah desa Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, meliputi Desa Candikuning, Batunya, dan Angseri.
  • When?
    Percepatan penyaluran untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 dilakukan, termasuk kegiatan distribusi di Kecamatan Baturiti pada Kamis, 10 September 2026.
  • Why?
    Bantuan beras disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan, memberikan manfaat langsung kepada warga, dan membantu meringankan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan.
  • How?
    Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per alokasi bulan. Penerima ditetapkan melalui DTSEN kategori Desil 1–4 dan wajib membawa surat undangan, KTP, serta Kartu Keluarga saat pencairan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Pemerintah memberikan bantuan beras untuk menjaga ketahanan pangan. Secara keseluruhan, program Bantuan Pangan di wilayah Bali menjangkau 302.397 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total beras yang disalurkan mencapai 9.071.910km (kilogram). Setiap PBP memperoleh bantuan 10 kilogram beras untuk setiap alokasi bulan.

PBP di Kabupaten Tabanan, 37.097 penerima, di mana realisasi penyaluran bantuan pangan telah mencapai sekitar 90 persen atau telah disalurkan kepada sebanyak 33.595 PBP. Dari data ini, masih ada 3502 PBP yang menunggu untuk mendapatkan bantuan pangan komoditas beras.

1. Perum Bulog Wilayah Bali percepat penyaluran bantuan pangan

Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/9/2026) (Dok.Perum Bulog Bali)

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, mengatakan Perum Bulog Kantor Wilayah Bali terus mempercepat penyaluran bantuan pangan komoditi beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Pihaknya menggelar kegiatan penyaluran bantuan pangan di sejumlah desa Kecamatan Baturiti, pada Kamis (10/9/2026), yang meliputi Candikuning, Batunya, dan Angseri untuk mempercepat penyaluran.

"Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa agar seluruh Penerima Bantuan Pangan dapat menerima haknya dengan baik," ujar Simon, Kamis (10/9/2026).

2. Penerima bantuan ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/9/2026) (Dok.Perum Bulog Bali)

Simon memaparkan, secara akumulatif program bantuan pangan beras di Provinsi Bi menyasar 302.397 PBP dengan total alokasi mencapai 9.071.910kg beras selama periode tiga bulan tersebut.

Penerima bantuan ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori Desil 1 hingga 4. Untuk mencairkan bantuan, warga wajib membawa surat undangan, KTP, dan Kartu Keluarga (KK).

3. Ketahanan pangan adalah urat nadi negara

Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/9/2026) (Dok.Perum Bulog Bali)

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), I Nyoman Adi Wiryatama, mengatakan penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangan.

"Pemerintah selalu berusaha menjaga ketahanan pangan karena ketahanan pangan adalah urat nadi kita. Negara akan tegak jika urusan pangan teratur," kata Adi Wiryatama.

Editorial Team

Related Article