Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bulog Bali Pastikan Stok Pangan Aman 10 Bulan ke Depan
Gudang Bulog Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Bulog Bali memastikan stok pangan mencapai 10,79 juta kilogram dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
  • Penyaluran Bantuan Pangan kepada 287.347 penerima di Bali telah mencapai 96,5 persen dari total pagu, sebagai upaya menjaga daya beli dan ketahanan pangan masyarakat.
  • Melalui program SPHP, Bulog Bali telah menyalurkan 3.028.010 kilogram beras ke berbagai saluran distribusi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Perum Bulog Kantor Wilayah Bali memastikan stok pangan di Provinsi Bali aman untuk 10 bulan ke depan dan harga komoditas strategis tetap stabil menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, bersama jajaran Bulog yang menangani distribusi dan pemantauan harga pangan di wilayah tersebut.
  • Where?
    Kegiatan dan pemantauan dilakukan di seluruh wilayah Provinsi Bali, termasuk pasar tradisional, Koperasi Desa Merah Putih, kios pengecer, serta Rumah Pangan Kita (RPK).
  • When?
    Pernyataan resmi disampaikan pada Minggu, 14 Juni 2026, dengan data penyaluran bantuan dan program SPHP tercatat hingga pertengahan Juni 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan daerah, menstabilkan harga beras menjelang hari besar keagamaan, serta memastikan masyarakat menerima bantuan pangan tepat waktu.
  • How?
    Bulog Bali mengelola stok sebesar 10.795.581 kilogram pangan, menyalurkan 3.028.010 kilogram beras SPHP ke berbagai saluran distribusi, serta menuntaskan 96,5 persen penyaluran Bantuan Pangan kepada penerima manfaat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Perum Bulog Kantor Wilayah Bali memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah Provinsi Bali mencukupi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras maupun komoditas pangan. Hingga saat ini, Bulog Bali menguasai total stok pangan sebesar 10.795.581kg (kilogram).

"Kami memastikan bahwa stok pangan yang dikuasai Bulog Bali dalam kondisi aman untuk 10 bulan ke depan," terangnya, pada Minggu (14/6/2026).

Stok pangan di Bali terkendali

Sidak di pasar tradisional di Denpasar, Pasar Nyanggelan (Dok.IDN Times/istimewa)

Total stok pangan yang Bulog Bali miliki saat ini mencapai 10,79 juta kilogram dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Selain ketersediaan stok, Bulog Bali juga terus memantau perkembangan harga pangan di pasar. Berdasarkan hasil pemantauan di berbagai daerah, harga beras dan sejumlah komoditas strategis lainnya masih relatif stabil.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan karena ketersediaan pangan sangat mencukupi,” ungkapnya.

Penyaluran bantan PBP mencapai 96,5 persen

Bulog Bali melaksakan program SPHP (Dok.IDN Times/istimewa)

Di tengah kondisi perekonomian yang masih menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian, Bulog akan terus menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat melalui berbagai program pemerintah.

Satu program yang saat ini telah berjalan dengan baik adalah penyaluran Bantuan Pangan alokasi pada Februari-Maret kepada masyarakat. Hingga pertengahan Juni 2026, Bulog Bali telah menyalurkan kepada 287.347 Penerima Bantuan Pangan (PBP) atau setara 96,5 persen dari total pagu penerima di Provinsi Bali.

“Program Bantuan Pangan merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan memenuhi kebutuhan pangan pokok. Kami terus mempercepat penyaluran agar seluruh penerima manfaat dapat menerima haknya tepat waktu,” jelasnya.

Pelaksanaan SPHP, 3.028.010 kilogram Beras telah digelontorkan

Bulog Bali memantau perkembangan harga pangan (Dok.IDN Times/istimewa)

Bulog Bali juga terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui penyaluran beras ke pasar-pasar tradisional, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kios pengecer, Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai saluran distribusi lainnya.

Tercatat hingga saat ini telah menggelontorkan 3.028.010 kilogram Beras SPHP di seluruh wilayah Provinsi Bali sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga beras di tingkat konsumen.

“Penyaluran Beras SPHP terus kami optimalkan sebagai instrumen stabilisasi harga. Dengan distribusi yang masif dan merata, kami berharap masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan cenderung meningkat,” katanya.

Editorial Team

Related Article