Denpasar, IDN Times – Pelaporan dugaan kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang menyeret nama drummer band Superman is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx masih bergulir. Diketahui dalam instagram pribadinya, Jerinx menyebutkan bahwa IDI dan rumah sakit sebagai kacung WHO (World Health Organization).
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali melaporkan Jerinx pada 16 Juni 2020 lalu dengan nomor LP/263/VI/2020/Bali/SPKT. Hanya saja Jerinx tidak hadir dalam Surat Panggilan pertama untuknya pada Senin (3/8/2020).
Polda Bali kemudian kembali mengeluarkan Surat Panggilan kedua yang rencananya pada besok Kamis (6/8/2020). Jerinx dipanggil sebagai saksi dalam laporan kasus ini.
