Kesal Dikencingi dan Bikin Onar, WN Australia Dibunuh

Peristiwanya terjadi di bar daerah Ungasan

Badung, IDN Times - Seorang Warga Negara Australia, Troy Johnston Mccallum Scott (40), ditemukan meninggal dunia di bar Uncle Benz Cafe, Jalan Pantai Balangan, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (23/2/2023).

Korban diketahui terlibat perkelahian dengan pemilik bar setelah keduanya bersama-sama minum minuman alkohol jenis arak.

Baca Juga: Jasad Bayi Disimpan dalam Lemari di Denpasar, Ini Faktanya

Baca Juga: Beli Ganja Pakai Cryptocurrency, WNA Belarusia Ditangkap di Pantai Sanur

1. Baru kenal dua hari dan ditraktir korban minum arak

Kesal Dikencingi dan Bikin Onar, WN Australia DibunuhIlustrasi Arak. (Instagram.com/dewata.vespa.restorasi)

Kepala Kepolisian Resor (Kapolresta) Kota Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, mengungkapkan Tim Opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Selatan mengamankan terduga pelaku sekaligus pemilik Uncle Benz Cafe, I Gede Wijaya. Warga Desa Ungasan, Kabupaten Badung ini baru dua hari mengenal korban. Keduanya kemudian minum bersama. Tak lama setelah itu, korban membuat onar dan mengigit pelaku di bagian lehernya.

“Pada saat kejadian, pelaku dikencingi (kaki kiri). Membuat onar di warung (bar) pelaku dengan melempar botol dan gelas kepada korban. Sehingga pelaku mengangkat kursi untuk memukul korban dan kena di bagian kepala,” ungkapnya didampingi Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Nyoman Karang Adi Putra, Jumat (24/2/2023).

Korban jatuh di lokasi kejadian, hingga ditemukan oleh keluarganya.

2. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah

Kesal Dikencingi dan Bikin Onar, WN Australia DibunuhTersangka pembunuhan WNA Australia. (IDN Times/Ayu Afria)

Korban diketahui berpamitan kepada keluarganya sekitar pukul 19.30 Wita untuk minum-minum di sebelah vilanya tinggal. Sekitar pukul 22.30 Wita, korban menghubungi istrinya dan mengabarkan masih minum-minum.

Sekitar pukul 03.45 dini hari, istri korban mengetahui suaminya belum pulang sehingga mengajak adiknya pergi ke lokasi. Saat itulah korban ditemukan tergeletak berlumuran darah. Kondisi kepalanya mengeluarkan darah, dan terdapat luka saya di bagian wajah.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bali International Medical Centre (BIMC) Kuta, namun dinyatakan meninggal dunia. Adik ipar korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

“Pelapornya merupakan adik dari istri korban. Melapor ke Polsek Kuta Selatan,” jelas Bambang.

3. Kepolisian menyatakan pelaku emosi sesaat

Kesal Dikencingi dan Bikin Onar, WN Australia DibunuhTersangka pembunuhan WNA Australia. (IDN Times/Ayu Afria)

Bambang Yugo menyebutkan, motif tindak pidana ini karena pelaku emosi sesaat. Pelaku dijerat Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan lokasi kejadian kini masih dipasangi garis polisi.

“Emosi sesaat. Melakukannya (pembunuhan) menggunakan kursi,” tegasnya.

Sementara itu pelaku mengaku menyesali atas kejadian tersebut. Ia juga mengatakan, korban baru pertama kali datang ke barnya. Korban membelikan minum beberapa kali, dan pelaku membalasnya dengan memberinya arak.

“Menyesal. Sangat menyesal. Tidak ada niat dari saya berbuat seperti itu. Karena saya kenal baik sama bulenya itu. Gak mungkin saya niat melukai sampai apa,” ungkap pelaku di hadapan awak media.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya