Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Air di Batuyang Sempat Mati 4 Hari, PDAM Akui Ada Perbaikan
Kondisi rumah warga di Jalan Batuyang yang menampung air dengan ember dan galon. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Distribusi air PDAM di lebih dari 10 gang kawasan Jalan Batuyang, Sukawati, terganggu hingga beberapa hari akibat proyek perbaikan jaringan PUPR Gianyar.
  • Warga terdampak mengalami debit air kecil atau mati total, sehingga menampung air dan membeli air sulingan; seorang warga melaporkan aliran kembali normal pada 1 September 2026.
  • Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menyiapkan mobil tangki gratis melalui koordinasi kepala adat, sambil memantau dan menormalkan layanan selama pekerjaan PUPR berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Distribusi air PDAM di Jalan Batuyang, Sukawati, terganggu akibat proyek perbaikan jaringan PUPR Gianyar. Debit air mengecil hingga sejumlah keran warga tidak mengalir selama beberapa hari.
  • Who?
    Warga Jalan Batuyang, termasuk Merta (55), terdampak gangguan. Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Gianyar dan PUPR Gianyar menangani dampak pekerjaan jaringan.
  • Where?
    Gangguan terjadi di lebih dari 10 gang di Jalan Batuyang dan sebagian Jalan Raya Batuyang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
  • When?
    Gangguan berlangsung hampir lima hari; sejumlah keran mati sekitar empat hari. Pada pagi Selasa, 1 September 2026, aliran air di rumah Merta dilaporkan kembali normal.
  • Why?
    Proyek perbaikan jaringan PUPR Gianyar memengaruhi sistem aliran pipa air PDAM. Pekerjaan serupa juga berlangsung di Jalan Pantai Purnama dan jalur Singapadu.
  • How?
    PDAM menyiagakan petugas untuk pemantauan, perbaikan, penanganan, dan rekayasa jaringan. Warga terdampak dapat meminta mobil tangki air gratis melalui kelian adat atau kepala adat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gianyar, IDN Times - Berhari-hari warga di kawasan Jalan Batuyang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar harus mengatur jumlah penggunaan air dengan cermat. Sebab, hampir lima hari debit air di rumah warga mengalir sangat kecil. 

Gangguan distribusi air kawasan Gianyar turut dirasakan Merta (55). Ibu rumah tangga yang bermukim di Jalan Batuyang ini mengaku airnya hanya hidup di keran luar yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman. 

Sisanya, air keran pada area kamar mandi dalam, luar, hingga dapur mengalami mati total sekitar empat hari lalu.

“Kalaupun hidup, kecil sekali airnya. Jadi ditampung dulu dan beli air,” ujar Merta.

Merta membeli air galon sulingan dari seorang pedagang air di luar jangkauan perbaikan. Harga air sulingan itu sekitar Rp12-15 ribu. Kabar terkini, pada Selasa (1/9/2026) pagi, Merta menyampaikan aliran airnya telah kembali normal. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. PDAM Gianyar akui ada gangguan distribusi air

Unggahan akun Instagram resmi PDAM Gianyar yakni @humas_tirtasanjiwani sebutkan wilayah terdampak dan memohon maaf. (Instagram.com/humas_tirtasanjiwani)

Humas Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PDAM) Gianyar, Darwis Susila, mengakui adanya gangguan distribusi air yang dialami konsumen kawasan Jalan Batuyang. Darwis menjelaskan gangguan tersebut disebabkan oleh proyek perbaikan jaringan PUPR Gianyar yang berpengaruh terhadap sistem aliran pipa air.

“Selama pekerjaan masih berlangsung, kami mohon pengertian dan kesabarannya karena kondisi pelayanan dapat mengalami gangguan atau belum optimal,” kata Darwis kepada IDN Times, Senin (31/7/2026).

Imbas perbaikan jaringan itu, lebih dari 10 gang di Jalan Batuyang mengalami gangguan distribusi air. Instagram resmi Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menyebutkan daftar wilayah terdampak yakni Gang Pinguin, Gang Rajawali, Gang Jalak Putih, Gang Camar, Gang Kutilang, Gang Kaswari, Perumahan Taman Asri, Gang Pipit, Gang Gagak, Gang Elang, Gang Bangau, dan sebagian Jalan Raya Batuyang.

Darwis menjelaskan selain di Jalan Batuyang yang merupakan bagian Kecamatan Sukawati, proyek perbaikan jaringan ini juga dilakukan pada titik lainnya. Seperti Jalan Pantai Purnama dengan pengerjaan pengangkatan akar pohon yang mengenai pipa Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani. Termasuk adanya proyek jaringan PUPR Gianyar di jalur Singapadu.

2. Layanan mobil tangki bagi warga terdampak perbaikan dapat diakses secara gratis

Ilustrasi air bersih (IDN Times/Ervan)

Ia mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di lapangan untuk upaya pemantauan, perbaikan, serta penanganan, dan rekayasa jaringan apabila terjadi gangguan pada jaringan.

“Selain itu juga kami menyiagakan layanan mobil tangki untuk wilayah yang terdampak,” imbuhnya.

Mobil tangki air ini, kata Darwis, tidak dipungut biaya. Warga dapat berkoordinasi dengan kelian adat/kepala adat di wilayah masing-masing. Selanjutnya, kepala adat dapat menyampaikan permohonan mobil tangki kepada Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani.

3. Gangguan distribusi air mungkin terjadi selama pekerjaan PUPR masih berlangsung

Bak kamar mandi warga pelanggan PDAM Gianyar di Jalan Batuyang terlihat kosong, pada Senin (31/8/2026). (IDN Times/Yuko Utami)

Darwis menjelaskan pihaknya telah memberikan sosialisasi adanya perbaikan jaringan yang berpotensi mengganggu distribusi air. Kata dia, sosialisasi itu dengan mendatangi perangkat desa di wilayah terdampak. Sementara, saat ditanya kepastian kelancaran distribusi air, Darwis belum dapat memastikannya.

“Informasi yang kami sampaikan ke pelanggan terkait estimasi gangguannya pelayanan, selama pekerjaan PUPR masih berlangsung, sembari kami berupaya secepatnya melakukan perbaikan dan normalisasi pelayanan,” jelasnya.

Editorial Team

Related Article