Gianyar, IDN Times - Berhari-hari warga di kawasan Jalan Batuyang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar harus mengatur jumlah penggunaan air dengan cermat. Sebab, hampir lima hari debit air di rumah warga mengalir sangat kecil.
Gangguan distribusi air kawasan Gianyar turut dirasakan Merta (55). Ibu rumah tangga yang bermukim di Jalan Batuyang ini mengaku airnya hanya hidup di keran luar yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman.
Sisanya, air keran pada area kamar mandi dalam, luar, hingga dapur mengalami mati total sekitar empat hari lalu.
“Kalaupun hidup, kecil sekali airnya. Jadi ditampung dulu dan beli air,” ujar Merta.
Merta membeli air galon sulingan dari seorang pedagang air di luar jangkauan perbaikan. Harga air sulingan itu sekitar Rp12-15 ribu. Kabar terkini, pada Selasa (1/9/2026) pagi, Merta menyampaikan aliran airnya telah kembali normal. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini.
