Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Rahinan Hindu Februari 2026, Ada Upacara untuk Hewan

Sarana upacara atau banten. (unsplash.com/Artem Beliaikin)
Sarana upacara atau banten. (unsplash.com/Artem Beliaikin)

Kamu sedang mencari daftar rahinan Umat Hindu pada Februari 2026? Tenang, kamu sudah berada di artikel yang tepat. Setiap bulannya, umat Hindu di Bali tidak lepas dari pelaksanaan rahinan atau hari suci.

Rahinan ini ada yang dilaksanakan setiap 15 hari sekali, setiap 35 hari sekali, 210 hari sekali, dan setahun sekali. Berikut adalah daftar rahinan Hindu Februari 2026. Jangan lupa dicatat, ya!

1. Purnama

Sarana upacara dalam Hindu. (unsplash.com/Pier Francesco Grizi)
Sarana upacara dalam Hindu. (unsplash.com/Pier Francesco Grizi)

Pertama adalah Rahinan Purnama, hari saat bulan bersinar terang dalam bentuk penuh. Pada hari suci ini, umat Hindu percaya bahwa Dewa Candra sedang melakukan yoga semadi. Hari ini sangat baik untuk melakukan beberapa upacara, satu di antaranya adalah melukat atau mandi suci.

Pada Februari 2026, Rahinan Purnama jatuh pada Senin (2/2/2026), Soma Kliwon, wuku Uye. Purnama ini merupakan Purnama Sasih Kaulu atau bulan kedelapan dalam kalender Hindu. Saat Purnama, umat Hindu menghaturkan sarana upacara seperti banten sodan, canang, segehan, hingga daksina atau pejati.

2. Tumpek Kandang

Seorang warga sedang melakukan upacara Tumpek Kandang. (Instagram.com/barc4balidog)
Seorang warga sedang melakukan upacara Tumpek Kandang. (Instagram.com/barc4balidog)

Rahinan berikutnya adalah Tumpek Kadang. Tumpek Kandang merupakan wujud umat Hindu untuk menghormati hewan yang berada di sekitar. Mereka telah memberikan hubungan timbal-baik kepada manusia. Saat Tumpek Kandang, umat Hindu memberikan persembahan kepada hewan ternak maupun hewan peliharaan.

Tumpek Kandang sering disebut dengan nama Tumpek Uye karena jatuh pada wuku Uye. Tumpek Kandang dilaksanakan setiap 210 hari sekali tepatnya pada Sabtu, Saniscara Kliwon, wuku Uye. Pada Februari 2026 ini, Tumpek Uye jatuh pada Sabtu (7/2/2026).

3. Buda Wage Menail

Sekelompok orang sedang manyi atau panen di sawah. (Pixabay.com/ignartonosbg)
Sekelompok orang sedang manyi atau panen di sawah. (Pixabay.com/ignartonosbg)

Buda Cemeng Menail atau Buda Wage Menail dipercaya umat Hindu sebagai harinya Sang Hyang Manik Galih melakukan payogan atau yoga semadi. Diceritakan bahwa Sang Hyang Manik Galih menurunkan Sang Hyang Ongkara Merta. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesuburan di dunia atau Bumi.

Oleh karena itu, umat Hindu merayakan rahinan ini sebagai wujud syukur atas anugerah kesuburan yang telah diturunkan. Buda Wage Menail jatuh setiap 210 hari sekali yaitu setiap Rabu, Buda Wage, wuku Menail. Pada Februari 2026 ini, rahinan ini jatuh pada Rabu (11/2/2026).

4. Kajeng Kliwon

Sarana upacara segehan. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Sarana upacara segehan. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Kajeng Kliwon jatuh setiap 15 hari sekali. Sehingga biasanya terdapat dua kali Kajeng Kliwon setiap bulannya. Kajeng Kliwon dikenal sebagai hari pertemuan Triwara (Pasah, Beteng, dan Kajeng) Kajeng dan Pancawara (Pon, Wage, Umanis, Paing, dan Kliwon) Kliwon.

Kajeng Kliwon sering disebut sebagai hari yang pingit atau tenget (seram). Sehingga umat Hindu menghaturkan sarana upacara (banten) segehan untuk menetralisir kekuatan negatif. Selain segehan, sarana lain yang dipersembahkan adalah canang dan tipat dampulan.

Pada Februari 2026, terdapat dua Rahinan Kajeng Kliwon .Kajeng Kliwon pertama jatuh pada Kamis (12/2/2026), Wraspati Kliwon, wuku Menail. Sedangkan yang kedua jatuh pada Jumat (27/2/2026), Sukra Kliwon, wuku Bala.

5. Tilem

Ilustrasi orang berdoa/sembahyang di pura. (unsplash.com/Polina Kuzovkova)
Ilustrasi orang berdoa/sembahyang di pura. (unsplash.com/Polina Kuzovkova)

Terakhir adalah Rahinan Tilem. Tilem sering disebut dengan bulan mati karena tidak ada penampakan bulan di malam hari. Tilem masih berkaitan erat dengan Rahinan Purnama. Umat Hindu percaya Tilem sebagai harinya Dewa Surya beryoga.

Pada Rahinan Tilem, umat Hindu menghaturkan sarana upacara yang lebih sederhana dari Purnama yaitu canang dan segehan. Tilem dilaksanakan pada Senin (16/2/2026), Soma Wage, wuku Prangbakat. Ini merupakan Tilem Kawulu atau bulan kedelapan dalam kalender Bali.

Pelaksanaan rahinan sebagai bentuk umat Hindu untuk selalu ingat akan kebesaran serta anugerah yang telah diberikan Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasinya. Pelaksanaannya menyesuaikan kebiasaan adat di desa setempat, dan kemampuan masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest Life Bali

See More

Daftar Rahinan Hindu Februari 2026, Ada Upacara untuk Hewan

29 Jan 2026, 12:41 WIBLife