Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 7 April 2025

Hari Baik Menurut Hindu Bali 7 April 2025
Ilustrasi pasar dan kebutuhan bahan pokok (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Ramalan hari baik pada Senin, 7 April 2025 adalah ayu badra. Ini dipercaya sebagai hari baik untuk memulai suatu usaha, bercocok tanam, dan membangun. Ada juga hari babi turun, artinya baik untuk memasang sesirep

Catur laba adalah hari baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. Bagaimana ramalan hari baik lainnya? Ini selengkapnya.

1. Baik membuat alat penangkap ikan

ilustrasi nelayan (Pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
ilustrasi nelayan (Pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Kala caplokan adalah hari baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, dan bahan untuk umpan. Kala rumpuh artinya tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).

Kala temah artinya tidak baik untuk dewasa ayu. Kala upa diyakini sebagai hari baik untuk memulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan).

2. Tidak baik mengadakan rapat

ilustrasi rapat untuk proyek kreatif di kantor (pexels.com/Christina Morillo)
ilustrasi rapat untuk proyek kreatif di kantor (pexels.com/Christina Morillo)

Karnasula adalah hari baik untuk membuat kentongan, bajra, kendang, kroncongan (denta sapi dari kayu) dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk membangun rumah tempat tidur, mengadakan rapat atau pertemuan.

Purwanin dina artinya tidak baik sebagai dewasa ayu. Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga atau banggul

3. Baik membentuk organisasi

Ilustrasi organisasi mahasiswa (unsplash.com/Annie Spratt)
Ilustrasi organisasi mahasiswa (unsplash.com/Annie Spratt)

Tunut masih adalah hari baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar atau melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi), memulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat.

Naga naut artinya tidak baik untuk dewasa ayu. Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Upadana.

Share
Topics
Editorial Team
Ni Komang Yuko Utami
Irma Yudistirani
Ni Komang Yuko Utami
EditorNi Komang Yuko Utami
Follow Us

Latest News Bali

See More

Luas Lahan Terbatas, Menteri PKP Bahas Rusun Vertikal di Bali

16 Mar 2026, 20:40 WIBNews