Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Jukut Ononan Khas Tenganan Pegringsingan
Desa Tenganan Pegringsingan. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Jukut ononan adalah kuliner khas Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem, yang lahir dari tradisi masyarakat setempat sebagai hidangan selingan setelah sering menyantap olahan daging babi.
  • Hidangan ini dibuat dari campuran berbagai daun muda dan sisa daging upacara, dibumbui base genep serta santan, mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan alami sekitar.
  • Dalam tradisi Bali, jukut ononan biasanya dimasak besar untuk disantap bersama warga melalui sistem megibung, simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat Tenganan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times - Bali punya berbagai kuliner khas yang dapat kamu coba, termasuk jukut atau sayur ononan dari Desa Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Hidangan ini lahir dari tradisi masyarakat di Tenganan Pegringsingan untuk menciptakan hidangan selingan setelah secara terus-menerus menyantap olahan daging babi.

Umumnya, jukut ononan dibuat dari sisa hidangan daging babi setelah upacara besar, ditambahkan base genep dan berbagai jenis daun yang dicari masyarakat. Berikut ini adalah resep jukut ononan yang dapat digunakan secara universal.

Bahan Jukut Ononan

Ilustrasi mencari tumbuhan untuk bahan jukut ononan. (IDN Times/Yuko Utami)

Berikut ini bahan-bahan yang harus disediakan untuk membuat jukut ononan.

  • Jukut ononan biasanya terdiri dari 19 jenis daun. Tapi kamu bisa menggunakan 5 jenis daun yang masih muda. Dalam olahan jukut ononan dapat berisi daun pas-pasan, daun pepe, daun pepe laut, daun delundung, daun kayu manis (katup), daun belimbing, daun ubi karet, daun cabai muda, hingga jantung pisang

  • Garam secukupnya

  • Gula secukupnya

  • 1 ruas jahe

  • 1 ruas lengkuas

  • 1 ruas kunyit

  • 1 ruas kencur

  • 2 siung bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 3 cabai rawit merah

  • 2 cabai merah besar

  • 1 biji kemiri

  • 2 santan instan berukuran 65ml atau sesuai selera.

Cara Membuat Jukut Ononan

Daun Delundung. (IDN Times/Irma Yudistirani)

  • Carilah rekomendasi daun muda di atas, usahakan daun yang ada di sekitar rumahmu. Sebab esensi jukut ononan hidup dari tradisi ngonon (meramban) yang berarti mencari daun untuk konsumsi pribadi, bukan untuk dijual

  • Haluskan jahe, lengkuas, kunyit, kencur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah besar, dan kemiri. Kamu bisa menghaluskannya dengan ulekan maupun blender. Ada juga teknik rajang yang dapat kamu gunakan, tapi membutuhkan waktu lama.

  • Tumis bumbu yang dihaluskan tersebut hingga harum

  • Masukkan air secukupnya setelah bumbu harum

  • Setelah airnya menyusut, masukkan daging sisa kemarin, bisa ayam (versi halal), maupun babi (resep asli nonhalal). Tumis sebentar sampai tercampur merata

  • Tambahkan air secukupnya, minimal cukup untuk merebus jukut bersama bumbu dan daging tersebut

  • Masukkan santan

  • Setelah kuah santan dan daging mendidih, masukkan jukut. Tunggu selama tiga menit dan jukut ononan siap disajikan.

Cara Menyuguhkan Jukut Ononan

Ilustrasi jukut ononan (IDN Times/Yuko Utami)

Versi aslinya dari Desa Tenganan Pegringsingan, jukut ononan disantap bersama-sama warga lainnya karena dimasak secara besar. Sistem ini dinamakan megibung atau berbagi dan makanan bersama di Bali.

Jadi, jukut ononan hasil olahanmu dapat disantap bersama keluarga atau teman. Rasanya nikmat jika kamu menyantapnya berdama nasi hangat.

Meskipun sayuran yang ditemukan rata-rata adalah tumbuhan liar yang bisa dimakan, tapi ada sejumlah manfaat di dalamnya. Selamat re-cook.

Editorial Team

Related Article