5 Warung Laklak di Denpasar, Kuliner Tradisional Bali

- Artikel ini menyoroti lima warung laklak populer di Denpasar yang menawarkan cita rasa autentik, harga terjangkau, dan suasana tradisional khas Bali.
- Setiap warung memiliki keunikan tersendiri, mulai dari varian rasa seperti gula aren, nangka, hingga keju susu, serta penyajian dengan parutan kelapa dan gula merah cair.
- Semua warung masih mempertahankan cara masak tradisional menggunakan kompor tanah liat berbahan bakar kayu, menghadirkan pengalaman kuliner yang kental dengan nuansa budaya Bali.
Bali tidak hanya memikat lewat pantai dan budayanya, tetapi juga lewat ragam kuliner tradisional yang menggugah selera. Satu jaje (jajanan) khas yang wajib dicoba adalah laklak. Ini merupakan kue tradisional berbahan tepung beras yang dimasak dalam cetakan kecil, lalu disajikan dengan parutan kelapa serta siraman gula merah cair.
Warung laklak tradisional pun bisa ditemukan di Kota Denpasar. Bagi kamu yang tertarik mencicipinya, berikut lima rekomendasi warung laklak di Denpasar dengan rasa nikmat dan harga yang sangat terjangkau.
1. Warung Laklak Pancoran

Warung Laklak Pancoran merupakan tempat yang menyajikan jajanan tradisional khas Bali. Kamu bisa membeli laklak, lupis, cenil, pisang rai, hingga bubur sumsum. Semuanya dimasak fresh sejak buka, dengan cita rasa autentik.
Warung ini menawarkan beberapa pilihan laklak di antaranya laklak original gula aren, laklak gula tengah, serta laklak campur. Kamu bisa membeli per porsi atau memesan jajanan Bali dalam nampan untuk acara khusus. Bukanya pagi hari, sehingga bisa untuk sarapan atau camilan siang hari.
Lokasi: Jalan Tukad Pancoran IV Nomor 14, Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan
Jam operasional: setiap hari, pukul 06.00—15.00 Wita
Harga menu: mulai dari Rp5.000.
2. Warung Kuncir

Warung Kuncir terkenal dengan sajian laklak panas dan blayag asli Singaraja. Warung ini sering menjadi tujuan favorit untuk mencari jajanan tradisional Bali di kawasan Renon, Denpasar.
Menu laklak ini dibuat fresh setiap harinya dengan tekstur lembut serta perpaduan rasa gurih dan manis yang pas. Kamu pun bisa membeli untuk dibawa pulang, memesan dalam jumlah banyak untuk acara khusus, maupun menikmatinya langsung di tempat sambil nongkrong santai.
Lokasi: Jalan Tantular Nomor 18, Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur
Jam operasional: setiap hari, pukul 09.00—21.00 Wita
Harga menu: sekitar Rp3.000 hingga Rp25 ribu.
3. Laklak Buleleng Laku 168

Laklak Buleleng Laku 168 menyajikan laklak dengan tekstur kenyal dan lembut. Bahan pewarnanya menggunakan daun kayu suji, dan dipanggang dengan kayu kopi yang memberikan aroma khas.
Lapisan luar laklak di sini sedikit renyah akibat proses pemanggangan dan kenyal di bagian dalamnya. Ditambah lagi, taburan gula merah cair dan parutan kelapa segar, membuat pengalaman menyantap laklak menjadi tidak terlupakan. Kamu bisa memilih menu laklak original, laklak gula tengah, hingga laklak varian keju susu di sini.
Lokasi: Jalan Drupadi, Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur
Jam operasional: setiap hari, pukul 08.00—18.00 Wita
Harga menu: mulai dari Rp5.000 per porsi.
4. Warung Laklak Men Yudi

Warung Laklak Men Yudi termasuk populer di kawasan Suradipa, Denpasar Utara. Warung ini terkenal dengan menu andalannya yaitu laklak, serta beberapa menu jajanan dan makanan khas Bali lainnya.
Laklak di sini tersedia berbagai pilihan, mulai dari laklak original, laklak nangka spesial, hingga laklak pisang spesial. Semuanya disajikan dengan parutan kelapa dan gula aren. Selain itu, tersedia juga menu lupis, injin, pisang goreng Bali, ongol-ongol, nasi bubur khas Bali, nasi campur khas Bali, serta berbagai menu minuman.
Lokasi: Jalan Suradipa I, Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara
Jam operasional: setiap hari, pukul 07.00—18.00 Wita
Harga menu: kisaran Rp3.000 hingga Rp15 ribu.
5. Laklak Bali Ayu Hoki

Laklak Bali Ayu Hoki dimasak fresh dari bahan alami dan disajikan hangat sebagai teman minum kopi atau teh di rumah. Semua jajanan dilengkapi dengan parutan kelapa dan gula merah cair. Selain laklak, kamu juga bisa mencicipi jajanan lainnya seperti jaje lempog, sumping waluh, timus, kukus injin, hingga isian campur. Kamu bisa mudah menemukan warungnya di tepi jalan dan membungkusnya untuk dibawa pulang.
Lokasi: Jalan Padma Nomor 7 - 13, Tonja, Kecamatan Denpasar Utara
Jam operasional: setiap hari mulai pukul 06.00 Wita
Harga menu: kisaran Rp4.000 hingga Rp7.000
Semua laklak di atas masih dibuat dengan media masak tradisional seperti kompor dari tanah liat yang berbahan bakar kayu. Menikmati laklak bukan sekadar soal rasa, tapi juga tentang merasakan tradisi Bali yang masih hidup hingga kini. Jadi, jangan lupa mampir ke satu tempat di atas saat kamu di Denpasar, ya!
![[QUIZ] Jajanan Pasar Favorit, Inilah Member Hearts2Hearts Bestiemu](https://image.idntimes.com/post/20260114/upload_2896b640388ddaac241a58efcb96701f_db954c40-9b52-46bb-8469-2154cc1b7e10.jpg)

![[QUIZ] Dari Kuliner Bali, Kami Tahu Karaktermu Saat Kumpul Keluarga Idulfitri](https://image.idntimes.com/post/20250403/keluarga-ad02c3b9ef5031aa7001f3e973d5a24d.jpg)



![[QUIZ] Lokasi Berburu Takjil di Denpasar Berdasarkan Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20250315/whatsapp-image-2025-03-15-at-185334-e5e7de13-0096a4c41bec82fbe1afbff8909fd8da.jpg)


![[QUIZ] Selera Jaja Bali buat Takjil, Ini Karakter Upin Ipin Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250307/episode-alunan-ramadhan-3-c0d0e1c0fbd0a39d8731a6d0f7ecfdf5-9b652b232f48209bc88105be07d811e5.png)








