ilustrasi ikan sarden (freepik.com/freepik)
Meski berukuran kecil, sarden menyimpan kandungan gizi yang cukup lengkap. Empat ekor sarden mengandung sekitar 2,4 mikrogram vitamin D atau sekitar 12 persen kebutuhan harian. Angka tersebut memang gak setinggi salmon, tapi tetap lebih besar dibandingkan kandungan vitamin D pada satu butir telur.
Sarden juga merupakan sumber protein, kalsium, vitamin B12, dan selenium yang baik untuk tubuh. Sebuah penelitian dalam Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi ikan kecil seperti sarden secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Ditambah lagi, sarden mudah ditemukan dengan harga yang relatif terjangkau sehingga cocok dijadikan salah satu sumber vitamin D dalam menu harian.
Telur memang bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D, tapi kandungannya masih kalah dibandingkan beberapa makanan lainnya. Minyak hati ikan kod, salmon, jamur yang dipapar sinar UV, susu fortifikasi, susu nabati fortifikasi, hingga sarden menawarkan kandungan vitamin D yang lebih tinggi sekaligus memberikan nutrisi penting lainnya bagi tubuh.
Agar manfaatnya semakin optimal, kamu juga tetap perlu mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup serta menerapkan pola makan yang seimbang. Dengan begitu, kebutuhan vitamin D harian akan lebih mudah terpenuhi dan kesehatan tulang maupun daya tahan tubuh dapat tetap terjaga.
Sumber:
https://www.health.com/foods-with-more-vitamin-d-than-eggs-11937236
https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/
https://fdc.nal.usda.gov/food-details/173577/nutrients
https://www.health.com/vitamin-d-once-a-week-vs-daily-7484244
https://www.mdpi.com/1420-3049/27/21/7167
https://www.health.com/types-of-mushrooms-8621726
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S095528632030485X?via%3Dihub
https://fdc.nal.usda.gov/food-details/746782/nutrients
https://www.health.com/is-soy-milk-good-for-you-8789216
https://www.clinicalnutritionjournal.com/article/S0261-5614(21)00153-9/fulltext