Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Itinerary Wisata Seharian di Kintamani, Berburu Sunrise dan Ngopi

Kab. Bangli
Itinerary Wisata Seharian di Kintamani, Berburu Sunrise dan Ngopi
panorama Gunung Batur di Kintamani (dok.pribadi/Natalia Indah)
  • Perjalanan sehari di Kintamani dapat dimulai pukul 04.00 Wita dari Denpasar menuju Desa Pinggan untuk menyaksikan sunrise, kabut pagi, Gunung Batur, dan lembah.
  • Setelahnya, wisatawan bisa berendam di pemandian air panas Desa Toya Bungkah, menikmati kuliner khas di Penelokan atau Danau Batur, lalu mempelajari Geopark Batur di museum.
  • Menjelang sore, kawasan Penelokan menawarkan pilihan kafe untuk mencicipi kopi arabika Kintamani bercita rasa citrus sambil menikmati udara sejuk serta lanskap pegunungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kintamani merupakan dataran tinggi di Bali yang menawarkan pesona alam pegunungan berupa Gunung Batur, kaldera luas, serta Danau Batur. Berada di Kabupaten Bangli, kawasan ini menawarkan suasana yang cukup berbeda dari keramaian kota di Pulau Dewata. Selain pesona alam yang menawan, Kintamani juga punya beragam aktivitas seru serta kuliner yang memanjakan lidah.

Bagi kamu yang tertarik untuk menjelajahi Kintamani dalam sehari, berikut itinerary yang bisa dicoba. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

  1. 1. Awali pagi dengan sunrise di Desa Pinggan

    suasana pagi di Desa Pinggan (dok.pribadi/Natalia Indah)
    suasana pagi di Desa Pinggan (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Aktivitas pertama yang bisa dilakukan adalah menyambut sunrise di Desa Pinggan. Kamu bisa berangkat dari pusat Kota Denpasar sekitar pukul 04.00 Wita, dan menempuh perjalanan sekitar dua jam.

    Desa Pinggan merupakan desa wisata di Kintamani yang terkenal sebagai negeri di atas awan. Saat pagi hari, tempat ini menawarkan panorama kabut pagi dan matahari terbit berlatarkan panorama Gunung Batur, serta lembah yang menakjubkan. Sesampainya di Desa Pinggan, kamu bisa menuju Pinggan Sunrise Point atau Sukawana Sunrise Spot untuk melihat pemandangan sunrise.

  2. 2. Menikmati pemandian air panas dengan panorama Danau Batur

    pemandian air panas alami dengan view Danau Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)
    pemandian air panas alami dengan view Danau Batur (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Setelah melihat sunrise, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju pemandian air panas di kawasan Desa Toya Bungkah. Aktivitas ini cocok dilakukan pada pagi hari, karena kamu bisa mengistirahatkan tubuh sambil menikmati panorama Danau Batur.

    Ada beberapa pilihan tempat pemandian air panas alami di sini seperti Toya Devasya Natural Hot Spring dan Batur Natural Hot Spring. Tempat pemandian air panas alami ini menghadap langsung ke Danau Batur, sehingga kamu akan dimanjakan dengan panorama alam yang menawan. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan tubuh yang lebih rileks sebelum mengeksplorasi sisi lain Kintamani.

  3. 3. Mencicipi kuliner lokal Kintamani

    menu mujair nyat-nyat di Lakeview Restaurant (instagram.com/lakeviewbali)
    menu mujair nyat-nyat di Lakeview Restaurant (instagram.com/lakeviewbali)

    Menjelang siang, waktunya mengisi energi dengan makan siang. Kintamani menawarkan pengalaman kuliner yang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga pemandangan menarik.

    Kamu bisa memilih tempat makan di kawasan Penelokan atau sekitar Danau Batur dengan panorama Gunung Batur dan kaldera sebagai latarnya. Di antaranya seperti Resto Apung Kedisan yang menyajikan menu khas ikan mujair nyat-nyat di tengah Danau Batur, atau Lakeview Restaurant yang menawarkan bebek betutu dan mujair nyat-nyat berlatar pemandangan kaldera yang luas.

  4. 4. Mengunjungi Museum Geopark Batur

    suasana di Museum Geopark Batur (instagram.com/geoparkbatur)
    suasana di Museum Geopark Batur (instagram.com/geoparkbatur)

    Setelah mengisi tenaga dengan makan siang dan menikmati panorama kaldera Batur, lanjutkan perjalanan dengan mengunjungi Museum Geopark Batur. Museum ini menjadi pusat informasi mengenai Geopark Batur, termasuk warisan geologi, keanekaragaman hayati, serta keragaman budaya yang menjadi bagian penting dari konsep geopark.

    Berkunjung ke museum ini bisa menjadi jeda yang menarik setelah menikmati aktivitas luar ruangan sejak pagi. Kamu dapat mengenal lebih dekat sejarah dan proses terbentuknya kawasan Gunung Batur, sambil menikmati suasana sekitar yang menyejukkan.

  5. 5. Berburu kopi Kintamani di tengah udara sejuk

    suasana salah satu kafe di Kintamani (dok.pribadi/Natalia Indah)
    suasana salah satu kafe di Kintamani (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Perjalanan ke Kintamani tentu belum lengkap tanpa mencicipi kopi lokal. Kopi arabika Kintamani dikenal memiliki karakter cita rasa yang unik, termasuk nuansa citrus yang menjadi salah satu cirinya.

    Kamu bisa menikmati pengalaman ngopi dengan panorama di sepanjang kawasan Penelokan Kintamani. Ada banyak kafe atau coffee shop seperti El Lago, Montana Del Cafe, Eco Bike Coffee, atau Tegukopi. Pilih tempat yang memiliki area terbuka agar waktu minum kopi sekaligus menjadi kesempatan menikmati lanskap pegunungan. Menjelang sore, suasana di kawasan ini terasa lebih sejuk dan menjadi spot bersantai yang tepat sebelum meninggalkan Kintamani.

    Seharian di Kintamani bukan hanya soal mengejar sunrise atau mencari spot foto dengan latar Gunung Batur. Dari dinginnya Desa Pinggan, hangatnya air panas alami, cerita alam di museum, hingga nikmatinya kopi Kintamani, setiap pemberhentian menawarkan pengalaman yang berbeda. Itinerary di atas bisa menjadi cara sederhana untuk mengenal Kintamani dari banyak sisi dan pergi sejenak dari keramaian kota.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More