Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Staycation di Ubud Vs Canggu, Memilih Ketenangan atau Energi Pesisir

Kab. Badung
Staycation di Ubud Vs Canggu, Memilih Ketenangan atau Energi Pesisir
suasana kamar untuk staycation (dok.pribadi/Natalia Indah)
  • Ubud menawarkan staycation bernuansa persawahan, vegetasi tropis, sungai, dan suasana tenang, dengan pilihan yoga, spa, seni, budaya, serta kuliner wellness dan autentik Bali.
  • Canggu menghadirkan ritme pesisir yang lebih hidup melalui pantai berpasir gelap, surfing, sunset, kafe, beach club, dan akomodasi dekat aktivitas sosial serta gaya hidup urban.
  • Ubud cenderung dipilih pencari alam dan ketenangan, sedangkan Canggu menarik wisatawan aktif; akses Ubud berkelok, sementara Canggu menghadapi kemacetan pada jam tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bali seolah tidak pernah kehabisan cara untuk membuat orang ingin kembali. Selain wisata pantai dan jalan-jalan dari satu destinasi ke destinasi lainnya, pulau ini juga punya pilihan liburan yang lebih santai yaitu staycation.

Staycation di Bali bisa sesederhana menginap di hotel atau vila yang nyaman, menikmati sarapan tanpa terburu-buru, berenang, lalu menghabiskan sore dengan pemandangan berbeda dari rutinitas.

Dua kawasan menarik untuk pilihan ini adalah Ubud dan Canggu. Keduanya sama-sama populer, tetapi menawarkan suasana yang cukup berbeda. Ubud berada di dekat dengan kawasan pedesaan, sementara Canggu berada di pesisir.

Lantas, apa perbedaan staycation di Ubud dan Canggu? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

  1. 1. Lanskap alam

    suasana alam di kawasan Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)
    suasana alam di kawasan Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Hal pertama yang langsung membedakan Ubud dan Canggu adalah lanskap alamnya. Berada di bagian tengah Bali, Ubud menawarkan suasana yang lekat dengan persawahan, pepohonan, lembah, dan aliran sungai. Beberapa akomodasi di sini bahkan menawarkan suasana yang menghadap persawahan atau dikelilingi vegetasi tropis.

    Sementara Canggu menawarkan lanskap yang berbeda. Kawasan ini berada di pesisir dan terkenal dengan pantai berpasir gelap, ombak yang cocok untuk surfing, serta panorama laut dan matahari terbenam. Kamu bisa menemukan banyak akomodasi yang berada di kawasan tepi pantai.

  2. 2. Vibes dan atmosfer lingkungan

    salah satu kafe di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)
    salah satu kafe di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Suara alam pada pagi di Ubud cenderung mudah terdengar dibandingkan suara kendaraan. Kamu bisa memulai hari dengan sarapan santai, berjalan kaki atau jogging melewati area persawahan, atau yoga. Karakter ini membuat Ubud cocok bagi kamu yang ingin menggunakan staycation sebagai kesempatan untuk benar-benar istirahat.

    Canggu memiliki ritme yang berbeda. Pagi bisa dimulai dengan aktivitas di pantai, kemudian dilanjutkan dengan mencari sarapan atau ngopi di kafe. Menjelang sore, perhatian beralih ke kawasan pesisir untuk menikmati sunset. Canggu lebih seperti tempat untuk menikmati waktu luang dengan banyak pilihan aktivitas.

  3. 3. Arsitektur dan konsep akomodasi

    salah satu kamar penginapan di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)
    salah satu kamar penginapan di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Penginapan di Ubud sering memanfaatkan kekuatan lanskap alam sebagai bagian dari pengalaman. Sebagian besar hotel, vila, dan resor dirancang dengan ruang terbuka, taman tropis, kolam renang, hingga pemandangan alam yang teduh. Beberapa properti bahkan menjadikan wellness dan hubungan dengan alam sebagai bagian dari konsep menginap.

    Sementara di Canggu, konsep akomodasi lebih banyak dipadukan dengan karakter kawasan pesisir serta gaya hidup urban. Pilihannya dapat berupa hotel butik, vila, maupun akomodasi yang menempatkan tamu dekat dengan pantai, kafe, restoran, dan berbagai aktivitas.

  4. 4. Ragam aktivitas utama

    Monkey Forest di Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)
    Monkey Forest di Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Staycation di Ubud tidak hanya berdiam di hotel saja. Kamu bisa mengisi hari dengan yoga, spa, berjalan di area persawahan, menikmati seni dan budaya, atau mengunjungi kawasan alam seperti Monkey Forest. Suasananya yang lebih tenang dan nyaman, cocok untuk beraktivitas dengan santai tanpa diburu waktu.

    Sedangkan di Canggu, aktivitas wisata lebih banyak berputar di sekitar pantai dan gaya hidup pesisir. Surfing menjadi salah satu daya tarik utamanya karena karakter ombak di kawasan ini. Selain itu, kamu juga dapat melakukan olahraga di tepi pantai, duduk santai menikmati sunset, atau menghabiskan waktu di kafe dan beach club.

  5. 5. Karakter wisata kuliner

    suasana kafe di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)
    suasana kafe di sekitar Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Ubud dan Canggu memiliki beragam pilihan sajian kuliner yang bisa dinikmati. Perbedaannya ada pada suasana serta cara menikmati kuliner tersebut.

    Pengalaman bersantap di Ubud bisa menjadi bagian dari suasana alam dan wellness. Kamu bisa menemukan restoran, kafe, atau warung lokal yang menawarkan pengalaman lebih dekat dengan lanskap hijau dan suasana tenang. Berbagai makanan sehat, organik, vegan, vegetarian, atau kuliner autentik Bali pun sangat mudah ditemukan di sini.

    Sementara itu, karakter kuliner Canggu sangat dekat dengan budaya kafe dan gaya hidup pesisir. Di sekitar kawasan pantai terdapat kafe dan tempat makan yang menawarkan suasana santai dengan pemandangan laut dengan sajian menu lokal hingga masakan mancanegara.

  6. 6. Profil wisatawan yang datang

    panorama sunset di Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)
    panorama sunset di Canggu (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Karakter kawasan akhirnya turut mempengaruhi tipe pengalaman yang dicari wisatawan. Ubud cenderung menarik mereka yang ingin menikmati alam, budaya, wellness, seni, serta suasana yang lebih tenang. Sehingga, banyak pasangan yang sedang berbulan madu, keluarga, seniman, atau wellness travelers yang memilih untuk menghabiskan waktu di kawasan ini.

    Sebaliknya, Canggu banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menggabungkan kehidupan pantai dengan aktivitas sosial serta gaya hidup. Mulai dari peselancar, digital nomad, ekspatriat muda, hingga solo traveler memilih Canggu untuk liburan aktif sekaligus memperluas jaringan pertemanan.

    Meski demikian, wisatawan yang datang ke Ubud tetap bisa mencari suasana ramai. Sementara mereka yang menginap di Canggu juga bisa memilih akomodasi yang tenang dan menghabiskan sebagian waktunya di penginapan.

  7. 7. Aksesibilitas dan kondisi transportasi

    jalan di sekitar Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)
    jalan di sekitar Ubud (dok.pribadi/Natalia Indah)

    Jalur transportasi menuju dan di dalam kawasan Ubud cenderung berkelok, menanjak, dan melewati area pedesaan yang asri. Banyak wisatawan di Ubud lebih mengandalkan sewa mobil dengan sopir atau menyewa motor untuk jarak dekat.

    Di sisi lain, wilayah Canggu cenderung datar dan lokasinya berdekatan dengan pusat wisata lainnya seperti Seminyak. Namun, tantangan utama di Canggu adalah titik kemacetan lalu lintas yang padat di jam-jam tertentu, terutama di jalan-jalan penghubung yang sempit.

    Meski demikian, Ubud dan Canggu sama-sama memiliki kawasan yang berkembang sebagai destinasi wisata, sehingga memilih lokasi akomodasi secara tepat menjadi penting. Hotel yang dekat dengan destinasi tertentu di peta belum tentu berarti waktu perjalanan akan selalu singkat. Karena itu, kamu bisa mempertimbangkan lokasi penginapan berdasarkan agenda yang ingin dilakukan.

    Memilih staycation di Ubud atau Canggu bukan sekadar soal menentukan penginapan, tetapi memilih cara menikmati Bali. Ubud menawarkan jeda lewat lanskap hijau, suasana cenderung tenang, serta pengalaman yang lebih dekat dengan alam. Sementara Canggu, menghadirkan ritme liburan yang lebih hidup dengan pantai, kafe, dan aktivitas pesisir. Jadi, sebelum menekan tombol booking, tentukan dulu seperti apa liburan yang ingin dibawa pulang; ketenangan dari Ubud atau energi santai ala Canggu. Keduanya punya pesonanya sendiri, tinggal menyesuaikan dengan mood serta gaya liburanmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More