Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persebaya Menang di Tengah Pemain Lelah dan Mental Kacau
Pelatih Persebaya Surabaya, Coach Bernando Tavares Fernando Jose (IDN Times/Ayu Afria)
  • Persebaya Surabaya menghadapi semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC dalam kondisi pemain lelah, mental terganggu, dan persiapan kurang dari sehari.
  • Pelatih Bernando Tavares menyebut rotasi tidak berjalan maksimal serta tim membuat beberapa kesalahan, tetapi para pemain tetap menunjukkan sikap dan perjuangan baik.
  • Persebaya meraih kemenangan melalui gol Yuran Fernandes pada akhir babak pertama; kapten Rachmat Irianto mengakui laga berlangsung sulit dan diwarnai banyak kartu kuning.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Persebaya Surabaya mencetak satu gol dan memenangkan pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC, dalam laga yang diwarnai kelelahan pemain, kesalahan permainan, serta sejumlah kartu kuning.
  • Who?
    Persebaya Surabaya, Arema FC, pelatih Bernando Tavares Fernando Jose, kapten Rachmat Irianto, dan Yuran Fernandes Rocha Lopes terlibat dalam pertandingan tersebut.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar.
  • When?
    Laga semifinal Piala Presiden 2026 dimainkan pada Selasa malam, 4 Agustus 2026.
  • Why?
    Persebaya menghadapi kondisi pemain yang lelah, mentalnya terganggu, dan memiliki waktu persiapan kurang dari sehari dibandingkan Arema FC, sehingga rotasi pemain tidak dapat dilakukan maksimal.
  • How?
    Persebaya meraih kemenangan melalui gol Yuran Fernandes Rocha Lopes pada akhir babak pertama. Pemain kedua tim beberapa kali menerima kartu kuning dari wasit sepanjang pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gianyar, IDN Times - Persebaya Surabaya sudah berusaha tampil maksimal dalam semifinal Piala Presiden 2026 yang diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Selasa (4/8/2026) malam, meski kondisi kesehatan pemain sedang kacau.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernando Tavares Fernando Jose, usai pertandingan menyampaikan pertandingan malam ini terasa sangat sulit apalagi mental pemainnya sedang kacau, lelah, dan banyak emosi.

"Mereka bukan mesin," tegasnya.

Hal ini terekam dari beberapa kali kesalahan yang dibuat, sehingga tidak maksimal membobol gawang Arema FC. Mereka hanya menyumbang satu gol. Akibatnya, rotasi pemain di tubuh Persebaya malam ini juga tidak bisa diakukan maksimal.

"Sejujurnya ini bukan pertandingan yang sempurna yang kami tahu dan ingin kami selesaikan. Kami memiliki waktu kurang dari sehari untuk mempersiapkan permainan dibandingkan Arema. Pemain kami sudah sangat kelelahan. Tapi hari ini mereka warriors, menunjukkan attitude yang bagus, dan mengutamakan skor," terangnya.

Kerja keras Tim Persebaya Surabaya terbayar dengan satu gol di akhir babak pertama, yang dicetak oleh Yuran Fernandes Rocha Lopes dengan nomor punggung 4. Banyak pemain dari kedua tim yang berkali-kali mendapatkan kartu kuning dari wasit.

Sementara itu, Kapten Tim Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, merasa pertandingan ini tidak mudah karena kelelahan. Timnya juga banyak melakukan kesalahan yang sebetulnya ia anggap tidak perlu.

"Tapi malam ini teman-teman bisa memanfaatkan, bahwa hari ini kita bisa memenangkan pertandingan," ungkapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article