Pelatih Bali United, Johnny Jansen saat pertandingan menghadapi PSS Sleman. (Instagram.com/baliunitedfc)
Bali United maupun PSS Sleman ternyata sama-sama dikomandoi juru taktik asal Belanda. Bali United memiliki Johnny Jansen, sedangkan PSS Sleman ada Pieter Huistra. Laga ini menjadi ajang gigi taktik sepak bola khas Negeri Kincir Angin di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Johnny Jansen bukan wajah baru di dunia kepelatihan Eropa. Pelatih kelahiran Heerenveen, Belanda, 2 Maret 1975 ini sebelumnya menukangi PEC Zwolle di Eredivisie pada musim 2023-2025. Gelandang Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, pernah menjadi bagian dari klub ini.
Johnny Jansen mengantongi lisensi UEFA Pro. Sebelum menukangi Bali United, karier kepelatihannya bermula dari tim usia muda hingga senior SC Heerenveen. Ia sempat singgah di klub Lebanon, Safa Beirut SC, dan akhirnya dipinang Bali United pada Mei 2025.
Lalu di kubu tamu, ada Pieter Huistra, sosok yang jauh lebih akrab dengan sepak bola Indonesia. Pria kelahiran 18 Januari 1967 ini pernah delapan kali membela Timnas Belanda sebagai winger pada 1988-1989. Setelah gantung sepatu, ia merintis karier kepelatihan bersama FC Groningen.
Huistra pertama kali menjejakkan kaki di sepak bola Tanah Air saat ditunjuk sebagai Direktur Teknik PSSI pada akhir 2014. Ia pernah menjadi pelatih interim Timnas Indonesia pada 2015 sebelum kompetisi terhenti akibat sanksi FIFA. Pieter Huistra kembali ke Indonesia pada Februari 2023 untuk menangani Borneo FC Samarinda, dan berhasil membawa klub tersebut menjadi juara reguler series BRI Liga 1 2023/2024. Pada 2025, dirinya menukangi PSS Sleman dan kembali dipercaya untuk mengarungi Super League 2026/2027.