Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Prabowo Beli Sapi Karangasem Seharga Rp54 juta untuk Kurban
Sapi milik petani di Karangasem yang dibeli Presiden Prabowo. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Sapi bali jantan milik I Nyoman Rauh dari Karangasem terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026 setelah lolos seleksi tim Provinsi Bali.
  • Sapi seberat sekitar 550 kilogram itu dipelihara selama 3,5 tahun dengan perawatan rutin, mulai dari pemberian pakan hingga menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak.
  • Tim kepresidenan membeli sapi tersebut seharga Rp54 juta, sementara petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan berkala agar kondisi sapi tetap prima.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sekitar tiga setengah tahun lalu

I Nyoman Rauh mulai memelihara sapi bali jantan berwarna hitam sejak masih kecil di Dusun Puragae, Desa Pempatan, Karangasem.

24 Mei 2026

Nyoman Rauh menyampaikan bahwa sapi peliharaannya telah dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026 dan dibeli tim kepresidenan seharga Rp54 juta.

Idul Adha 2026

Sapi bantuan Presiden Prabowo dijadwalkan akan diserahkan kepada masyarakat Karangasem sebagai hewan kurban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sapi bali jantan milik peternak Karangasem terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Idul Adha 2026.
  • Who?
    Sapi tersebut milik I Nyoman Rauh, peternak asal Dusun Puragae, Desa Pempatan. Pemilihan dilakukan oleh tim dari Provinsi Bali dan tim kepresidenan membeli sapi itu seharga Rp54 juta.
  • Where?
    Peristiwa ini terjadi di Dusun Puragae, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.
  • When?
    Pemilihan sapi berlangsung menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Keterangan disampaikan pada Minggu, 24 Mei 2026.
  • Why?
    Sapi dipilih karena memiliki postur tubuh baik dan memenuhi syarat kesehatan hewan kurban sesuai hasil pemeriksaan petugas dari UPT Puskeswan Rendang dan Dinas Pertanian Karangasem.
  • How?
    Sapi dirawat selama sekitar tiga setengah tahun dengan pemberian pakan rutin, menjaga kebersihan kandang, serta pemeriksaan kesehatan mingguan dan penyemprotan disinfektan berkala oleh petugas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada sapi besar warna hitam di Karangasem. Sapi itu punya Pak Nyoman Rauh. Ia rawat sapi itu dari kecil selama tiga tahun lebih. Sapi itu gemuk dan sehat, beratnya 550 kilo. Presiden Prabowo mau beli untuk hewan kurban Idul Adha nanti. Harganya lima puluh empat juta rupiah. Sekarang sapi dijaga dan diperiksa supaya tetap sehat.Ada sapi besar warna hitam di Karangasem. Sapi itu punya Pak Nyoman Rauh. Ia rawat sapinya dari kecil sampai gemuk sekali, beratnya 550 kilo. Lalu tim dari Presiden Prabowo datang dan pilih sapi itu buat hewan kurban Idul Adha. Sapinya dibeli lima puluh empat juta rupiah dan sekarang dijaga supaya tetap sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Terpilihnya sapi milik I Nyoman Rauh sebagai hewan kurban Presiden Prabowo menunjukkan apresiasi terhadap kerja keras peternak lokal dan penerapan standar kesehatan ternak yang baik di Karangasem. Proses seleksi ketat, perawatan rutin, serta pendampingan petugas kesehatan menggambarkan kolaborasi positif antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kualitas hasil peternakan daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times - Seekor sapi milik peternak asal Dusun Puragae, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Idul Adha 2026.

Sapi bali jantan berwarna hitam milik I Nyoman Rauh itu dipilih setelah melalui proses seleksi tim dari Provinsi Bali. Sapi tersebut memiliki bobot sekitar 550kg (kilogram) dan telah dipelihara selama sekitar tiga setengah tahun.

Nyoman Rauh mengaku bangga karena sapi peliharaannya dipercaya menjadi hewan kurban presiden. Dari hasil penawaran tim kepresidenan, sapi itu dibeli seharga Rp54 juta.

“Sapi ini sudah 3,5 tahun saya pelihara,” ujar Rauh, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan, perawatan dilakukan secara rutin sejak sapi masih kecil. Mulai dari pemberian pakan, menjaga kebersihan kandang, hingga memastikan kesehatan ternak tetap terjaga.

Sementara itu, staf UPT Puskeswan Rendang, I Wayan Gunawan, mengatakan sapi tersebut dipilih karena memiliki postur tubuh yang baik dan memenuhi syarat kesehatan hewan kurban.

Menurutnya, dari sejumlah sapi yang diperiksa, sapi milik Nyoman Rauh dinilai paling layak untuk menjadi bantuan kurban presiden.

Petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Karangasem juga rutin melakukan pemeriksaan setiap minggu. Penyemprotan disinfektan dilakukan secara berkala untuk mencegah gangguan lalat maupun penyakit pada ternak.

Rencananya, sapi bantuan Presiden Prabowo itu akan diserahkan kepada masyarakat Karangasem saat perayaan Idul Adha 2026 mendatang.

1. Sapi dipelihara selama 3,5 tahun

Sapi milik petani di Karangasem yang dibeli Presiden Prabowo. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Nyoman Rauh memelihara sapi tersebut sejak masih kecil. Ia rutin memberikan pakan dan menjaga kebersihan kandang agar kondisi sapi tetap sehat.

Dengan perawatan rutin, sapi bali jantan itu tumbuh dengan bobot mencapai sekitar 550kg.

2. Dibeli tim kepresidenan Rp54 juta

Sapi milik petani di Karangasem yang dibeli Presiden Prabowo. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Sapi milik Nyoman Rauh akhirnya dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo setelah lolos seleksi dari tim Provinsi Bali. Dari hasil penawaran yang dilakukan tim kepresidenan, sapi tersebut dibeli seharga Rp54 juta.

3. Rutin diperiksa petugas kesehatan hewan

Sapi milik petani di Karangasem yang dibeli Presiden Prabowo. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Staf UPT Puskeswan Rendang, I Wayan Gunawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan untuk memastikan kondisi sapi tetap prima.

Selain pemeriksaan mingguan, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala guna mencegah penyakit dan gangguan lalat pada ternak.

Editorial Team