Revitalisasi 401 Sekolah di Bali Digelontor Rp272,66 Miliar

- Pemerintah pusat mengalokasikan Rp272,66 miliar untuk revitalisasi 401 sekolah lintas jenjang di Bali pada 2026, setelah peninjauan proyek di SD Negeri 15 Dangin Puri.
- Program revitalisasi sekolah di Bali menyerap 5.580 tenaga kerja pada 2026, naik dari 2.649 tenaga kerja pada 2025.
- Denpasar menerima anggaran perbaikan sekolah hampir Rp80 miliar pada 2026; SD Negeri 15 Dangin Puri memperoleh sekitar Rp478 juta untuk empat kelas, halaman, dan kamar mandi.
Denpasar, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, didampingi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod Jumat lalu, 2 Oktober 2026.
Menurut Abdul Mu’ti, Pemerintah Pusat telah meningkatkan alokasi program revitalisasi satuan pendidikan di Bali pada 2026. Sebanyak 401 sekolah di seluruh jenjang pendidikan di Bali akan mendapatkan bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp272,66 miliar.
"Program revitalisasi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah. Pada 2025 terdapat 2.649 tenaga kerja yang terserap dalam pelaksanaan revitalisasi sekolah di Bali. Jumlah tersebut meningkat menjadi 5.580 tenaga kerja pada 2026," ungkapnya.
1. Jumlah sekolah yang direvitalisasi di Bali meningkat

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti didampingi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek bantuan revitalisasi (Dok.IDN Times/istimewa) Pada 2025, terdapat 9 sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi dengan total anggaran Rp6,139 miliar. Pada 2026, jumlahnya meningkat menjadi 26 sekolah dengan total anggaran Rp18,891 miliar.
“Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” ungkap Abdul Mu'ti.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan perbaikan satuan pendidikan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas, terutama sekolah yang mengalami kerusakan berat. Dengan program tersebut, pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki pada akhir 2028.
2. Anggaran perbaikan sekolah di Denpasar mencapai Rp80 miliar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti didampingi Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek bantuan revitalisasi (Dok.IDN Times/istimewa) Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan Pemerintah Kota Denpasar telah menyampaikan format-format yang diperlukan terkait program revitalisasi kepada pemerintah pusat.
Khusus SD Negeri 15 Dangin Puri, bantuan revitalisasi yang diterima mencapai sekitar Rp478 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk revitalisasi empat ruang kelas, penataan halaman, serta sejumlah fasilitas kamar mandi.
“Ini juga sangat membantu kami di Kota Denpasar, apalagi sekarang di tahun 2026 itu totalnya hampir Rp80 miliar, ada peningkatan yang sangat signifikan,” ucapnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















