Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ramalan Hari Baik Hindu Bali 30 Oktober 2026
Potret canang (IDN Times/Yuko Utami)

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambut kamu pada Jumat, 30 Oktober 2026. Mengawali hari ini ada ramalan dauh ayu.

Hari ini baik untuk membuat awig-awig (peraturan setingkat desa adat), peraturan-peraturan atau undang-undang, serta baik untuk membangun. Bagaimana dengan ramalan lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat alat penangkap ikan

Ilustrasi nelayan/mencari ikan. (IDN Times/ Agung Sedana)

Kala dangastra adalah hari baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk memulai pekerjaan penting dan tidak baik melakukan upacara (gawe ayu). 

Bojog munggah merupakan hari yang tidak baik untuk menanam padi dan jagung. Carik walangati adalah hari baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

2. Baik mulai suatu usaha

Keramaian di Pasar Badung, dari wisata kuliner hingga membeli sembako. (IDN Times/Yuko Utami)

Kala gotongan artinya baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Kala brahma adalah hari yang berarti kepanasan atau kesakitan. 

Kala ngadeg merupakan hari baik untuk membuat pintu gerbang, tembok pekarangan, pagar, sangkar ayam (guwungan), kisa pengaduan, mulai memelihara ayam kurungan, dan membuat empangan/bendungan. 

Kala panyeneng adalah hari baik untuk membuat peraturan-peraturan, awig-awig (peraturan setingkat desa adat), serta membuat tempat penyimpanan harta benda. 

3. Baik membuat alat pertanian

potret bajak sawah di Desa Kesiman Bali (google.com/maps/Wisata Edukasi Subak Teba Majalangu)

Kala sapuhau artinya baik untuk membuat alat-alat pertanian seperti garu, tulud, pemlasahan, tenggala (bajak). Namun, tidak baik untuk membangun. Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. 

Kala wikalpa adalah hari baik untuk membuat keris dan yang sejenisnya. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Tresna.

Editorial Team

Related Article