Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ramalan Hari Baik Hindu Bali 26 Agustus 2026, Saatnya Potong Rambut
ilustrasi potong rambut (pexels.com/Godwin Torres)
  • Rabu, 26 Agustus 2026 dalam Kalender Bali Digital memuat Cintamanik, hari yang baik untuk melaksanakan upacara potong rambut.
  • Sejumlah kegiatan dinilai baik dilakukan, termasuk membuat bendungan, menanam tanaman berbuah, menebang kayu, membuat pagar, Bhuta Yadnya, pernikahan, serta irigasi.
  • Srigati Jenek mendukung penanaman dan penyimpanan padi, tetapi Panca Prawani, Purwani, dan Purwani Dina tidak baik digunakan sebagai dewasa ayu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rahajeng semeng semeton (Selamat pagi teman-teman) semoga kabar baik dan sehat selalu. Mengawali aktivitasmu pada Rabu, 26 Agustus 2026 ada berbagai hari baik Hindu Bali akan menemani.

Ramalan dari Kalender Bali Digital ini diawali dengan hari cintamanik. Hari ini baik untuk melakukan upacara potong rambut. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat bendungan

Ilustrasi bendungan. (IDN Times/Dhana Kencana)

Banyu urug adalah hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Kajeng kliwon enyitan artinya baik untuk membuat sesikepan atau sesuatu yang berkekuatan gaib.

Kajeng rendetan artinya baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. Kala buingrau merupakan hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra atau leluhur. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. 

2. Baik membuat pagar

Pagar tinggi di Mall Kota Kasablanka dipugar, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Kala kutila manik adalah hari baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, serta upacara Bhuta Yadnya.

Kaleburau artinya baik melakukan karya ayu atau yadnya. Namun, tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.

Lebur awu adalah hari baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun dan mengatapi rumah. Hari ini baik untuk membangun irigasi. 

3. Baik menanam padi

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Srigati jenek artinya baik untuk menanam padi, menyimpan padi di lumbung, serta pelaksanaan upacaranya. Kala jangkut adalah hari baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata.

Panca prawani, purwani, dan purwani dina merupakan hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu. Pararasan: Laku Surya, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Jati.

Curated For You

Editorial Team

Related Article