Klungkung, IDN Times- Spekulasi mengenai dugaan motif asmara dalam kasus pembunuhan I Nyoman Cita alias Man Colik, ditepis Polres Klungkung.
Hasil penyelidikan selama dua pekan, polisi menyimpulkan pembunuhan dipicu rasa sakit hati pelaku akibat ucapan korban yang dinilai merendahkan harga dirinya.
Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat mengatakan, hingga saat ini penyidik tidak menemukan fakta yang mengarah pada hubungan asmara antara korban dan pelaku. Temuan penyidik menunjukkan adanya konflik pribadi yang berlangsung sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
"Kami belum menemukan adanya indikasi pelaku ke arah sana (asmara). Fakta yang kami dapat adalah ada kata-kata kasar yang sering disampaikan korban kepada pelaku, yang menurutnya merendahkan harkat dan martabatnya," ujar Mikael, Rabu (22/7/2026).
