Klungkung, IDN Times - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Klungkung dimanfaatkan sejumlah orang untuk mencari keuntungan. Polisi mengungkap praktik penyalahgunaan Pertalite dengan modus membeli BBM di stasiun pengisian bahan bakat umum (SPBU), kemudian memindahkannya ke botol dan menjual kembali dengan harga lebih tinggi. Pelaku menggunakan mobil ambulans jenazah untuk membeli Pertalite.
Polisi mengungkap praktik tersebut dalam rangkaian penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.
Dalam pengungkapan yang dilakukan pada pertengahan Oktober 2026, polisi mengamankan sejumlah pelaku dari beberapa lokasi berbeda di Kabupaten Klungkung. BBM yang diamankan mencapai puluhan liter.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karangasem, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mikael Hutabarat, mengatakan modus para pelaku relatif serupa.
"Mereka membeli Pertalite di SPBU menggunakan kendaraan, kemudian BBM yang sudah masuk ke tangki kendaraan disedot kembali menggunakan selang," ungkap Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, Minggu (18/10/2026).
Pertalite tersebut selanjutnya ditampung dalam botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter, lalu dijual di story Facebook.
