Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 18 Oktober 2026, Saatnya Membangun Rumah

Kab. Gianyar
2 min read
Hari Baik Hindu Bali 18 Oktober 2026, Saatnya Membangun Rumah
Ilustrasi rumah KPR (IDN Times/Dwifantya Aquina)
  • Minggu, 18 Oktober 2026, dinilai baik untuk membangun rumah, membuat jukung, serta pekerjaan yang menggunakan api, meski ada larangan mengatapi dan mengupacarai bangunan baru.
  • Hari ini juga cocok untuk membuat keris dan perlengkapan sejenis, menyusun rencana kegiatan, menebang kayu bahan bangunan, memulai aktivitas, serta melantik petugas.
  • Sedana Yoga dan Upadana Amerta mendukung pembuatan sarana dagang, mulai berjualan, dan menanam tanaman; sementara memelihara ternak serta pernikahan tidak dianjurkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali pada Minggu, 18 Oktober 2026. Mengawali aktivitasmu hari ini ada ramalan dewasa ngelayang. Hari ini baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. 

Geni rawana merupakan hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas atau mengupacarai bangunan baru, dan bercocok tanam. Berikut ramalan selengkapnya.

  1. 1. Baik membuat keris

    Pameran dan bursa keris yang digelar di Balai Kalurahan Gilangharjo Pandak Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
    Pameran dan bursa keris yang digelar di Balai Kalurahan Gilangharjo Pandak Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

    Kala ngruda adalah hari baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang) dan sejenisnya.

    Hari ini juga cocok untuk mengatur perencanaan kegiatan. Namun, tidak baik untuk segala pekerjaan, akan mendapat godaan atau halangan sakit keras.

  2. 2. Baik memulai suatu kegiatan

    339d6f62-3a61-4b82-a6d7-5dfa1cf1cabb.jpeg
    Anak-anak membaca buku di Lapak Baca agenda Piknik Waras AJI Denpasar. (IDN Times/Yuko Utami)

    Kala wisesa merupakan hari baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, serta mengangkat/melantik petugas. 

    Kala bangkung, kala nanggung adalah hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. Kala tampak artinya tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). Kala temah adalah hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. 

  3. 3. Baik untuk jualan

    1c72d3af-6b3b-472b-a11b-81974f234196.jpeg
    Ilustrasi suasana Pasar Badung di Kota Denpasar. (IDN Times/Yuko Utami)

    Sedana yoga adalah hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, serta mulai berjualan karena akan murah rejeki. 

    Upadana amerta artinya baik untuk menanam suatu tanaman, membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. 

    Panca prawani merupakan baik dipakai dewasa ayu. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Buat Lara, Pratiti: Sadayatana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More