Comscore Tracker

Gencar Tracing, Tabanan Tambah 34 Kasus COVID-19 dalam Sehari

Ini jadi kasus tertinggi hari ini di Tabanan Bali

Tabanan, IDN Times - Kabupaten Tabanan mencatat penambahan kasus COVID-19 cukup tinggi per pada Minggu (29/11/2020), yaitu sebanyak 34 orang. Pihak Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabanan menilai, hal itu terjadi karena gencar melakukan tracking dan tracing. Sebagian besar kasus positif tersebut adalah orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga: Persiapan Vaksinasi COVID-19, Dinkes Tabanan Siapkan Cooling Room

1. Kasus meningkat karena gencar melakukan tracking dan tracing

Gencar Tracing, Tabanan Tambah 34 Kasus COVID-19 dalam SehariSatgas COVID-19 Tabanan lakukan pemeriksaan swab ke jajaran Kepolisian yang ada di Tabanan (Dok.IDN Times/Humas Polres Tabanan)

Bali termasuk Provinsi yang diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat dalam hal penanganan COVID-19. Beberapa waktu lalu Kabupaten Tabanan mendapatkan bantuan laboratorium pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), penyiapan fasilitas untuk isolasi OTG, dan bantuan tenaga kontak tracer di setiap puskesmas. Keadaan ini membuat kegiatan tracking dan tracing di kabupaten menjadi lebih gencar dilakukan. Sehingga kasus COVID-19 yang ditemukan semakin meningkat.

"Karena ini proses tracking dan tracing menjadi jauh lebih gencar dari sebelumnya sehingga semakin banyak kasus ditemukan," ujar Koordinator bidang informasi publik Satgas COVID-19 Kabupaten Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Minggu (29/11/2020). Semakin banyaknya kasus COVID-19 yang ditemukan, maka langkah pencegahan penularannya bisa dilakukan lebih dini.

Baca Juga: Mau Konsultasi Kesehatan? Ini Daftar Nomor Telepon Dokter di Tabanan

2. Gencar dilakukan karena mau berlangsungnya Pilkada

Gencar Tracing, Tabanan Tambah 34 Kasus COVID-19 dalam SehariSatgas COVID-19 Tabanan lakukan pemeriksaan swab ke jajaran Kepolisian yang ada di Tabanan (Dok.IDN Times/Humas Polres Tabanan)

Dian melanjutkan, tracking dan tracing yang dilakukan oleh pihak Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabanan juga untuk memberikan rasa aman dan pencegahan penyebaran COVID-19 menjelang Pilkada Tabanan, pada 9 Desember 2020.

"Untuk itu Satgas Kesehatan saat ini gencar melakukan tracking dan tracing. Sasarannya adalah jajaran kepolisian, KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) serta tracing contact erat pasien positif sebelumnya," lanjutnya.

Baca Juga: Logistik Pilkada Tabanan Telah Sampai, Siapkah Mencoblos Pilihannya?

3. Dari 34 kasus baru yang positif, 13 orang di antaranya berasal dari jajaran kepolisian

Gencar Tracing, Tabanan Tambah 34 Kasus COVID-19 dalam SehariIlustrasi swab test (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Dari 34 kasus baru positif COVID-19 di Tabanan, 13 orang di antaranya jajaran kepolisian dari hasil tracking, dua orang KPPS dari hasil screening, satu orang Bawaslu dari hasil screening, dan sisanya tracing contact erat dari pasien positif sebelumnya serta suspek menjadi konfirmasi.

"Dominan yang terpapar kali ini tanpa gejala karena cepat terdeteksi, dan kini mereka sudah menjalani masa karantina," kata Dian.

Selain kasus positif baru, Tabanan juga mencatat pasien sembuh sebanyak sembilan orang yang berasal dari delapan desa di enam Kecamatan seperti Pupuan, Kerambitan, Kediri, Tabanan, Marga, dan Penebel. Dengan penambahan hari ini, maka total kumulatis kasus COVID-19 di Tabanan sebanyak 1.117 orang dengan jumlah pasien meninggal 42 orang, dinyatakan sembuh 923 orang, dan masih dalam perawatan 152 orang.

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabanan kembali mengingatkan masyarakat supaya tidak lengah maupun kendur dalam disiplin penerapan protokol kesehatan. Seperti wajib masker, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak, dan mengurangi berbagai aktivis kegiatan yang memicu adanya kerumunan.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times

Topic:

  • Ni Ketut Wira Sanjiwani
  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya