ilustrasi psikolog (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
Kondisi di atas, kata Wijaya, semakin menumpuk parah apabila seseorang kerap merasa sendirian dalam waktu yang lama. Perasaan putus asa kerap muncul serta merasa tidak ada yang bisa menolong.
“Di situ biasanya muncul pikiran mengakhiri hidup karena merasa sudah tidak ada jalan keluar,” tutur Wijaya.
Menurutnya, sesekali merasa kewalahan saat mempersiapkan pernikahan adalah hal wajar. Dinamika tersebut dapat menjadi momen memperkuat komitmen bersama pasangan. Saling meyakinkan satu salam lain bahwa menjalani pernikahan tidak perlu mengejar validasi dari pihak manapun, termasuk media sosial.
“Karena yang jauh lebih penting ya kesehatan mental berdua. Lalu, jangan pendam beban sendirian, cerita dengan orang yang dianggap bisa dipercaya, bisa jadi pasangan, keluarga atau sahabat,” jelasnya.
Jika terlahir berusaha, tapi masih terasa berat hingga mengganggu aktivitas, Ia meyakinkan agar tidak ragu mencari bantuan profesional seperti psikolog ataupun psikiater.
Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika kamu merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.
Kementerian Kesehatan Indonesia menyarankan masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:
RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444.
Selain itu, terdapat pula beberapa komunitas di Indonesia yang secara swadaya menyediakan layanan konseling sebaya dan support group online yang dapat menjadi alternatif bantuan pencegahan bunuh diri dan memperoleh jejaring komunitas yang dapat membantu untuk gangguan kejiwaan tertentu.
Jangan Bunuh Diri || telp: (021) 9696 9293 || email: janganbunuhdiri@yahoo.com
Organisasi INTO THE LIGHT || message via page FB: Into The Light Indonesia (@IntoTheLightID) || direct message via Twitter: @IntoTheLightID
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Telp. 021-8514389 Website: http://www.skizofrenia.org/
LSM Jangan Bunuh Diri || Telp 021-0696 9293.