Denpasar, IDN Times - “Wow!” kelakar para pemirsa berdecak kagum saat seorang pembicara menyebutkan harga garam tradisional asal Desa Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Pembicara menyebutkan, harga garam di Desa Amed bisa dibanderol seharga Rp250 ribu per bungkus.
Pembicara demo masak ala Buku Mustikarasa itu adalah Dibiarma Darmawan dari Jendranath, sebuah Hub Komunitas Produk Lokal Bali. Dibi menjelaskan, produk garam tradisional di Bali terkenal hingga mancanegara karena kandungan mineralnya masih ada dan tergolong tinggi, seperti garam kusamba sekitar 80 persen.
“Gak usah lagi beli garam lain, beli garam Bali, beli gula juruh,” ujarnya saat memandu demo masak dalam kegiatan Manusia 3.0 Setengah Isi Penuh Gizi pada Minggu, 22 Desember 2024.
Seluruh peserta kegiatan ini adalah Gen Z di Denpasar. Lalu apa saja temuan mereka selama berdiskusi hingga mempraktikkan aksi nyata? Berikut selengkapnya.
