Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Libur Panjang Nyepi-Idul Fitri, Kunjungan Wisnus ke Bali Meningkat

Libur Panjang Nyepi-Idul Fitri, Kunjungan Wisnus ke Bali Meningkat
Wisatawan berfoto bersama di depan Patung Kumbakarna, Kebun Raya Bedugul pada Senin (23/3/2026). (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
  • Dinas Pariwisata Bali mencatat lonjakan kunjungan wisatawan nusantara selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026, menunjukkan tren positif sektor pariwisata lokal.
  • Bedugul dan Desa Penglipuran mengalami peningkatan signifikan hingga 500 persen, dengan ribuan pengunjung per hari menikmati berbagai aktivitas wisata keluarga.
  • Kunjungan wisatawan mancanegara tetap stabil sekitar 17 ribu per hari, sementara total kunjungan wisnus hingga Maret 2026 telah menembus angka 1,5 juta lebih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tabanan, IDN Times - Liburan setelah hari suci Nyepi dan Idul Fitri 2026, Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Bali mencatat peningkatan kunjungan wisatawan. Kepala Dinpar Bali, I Wayan Sumarajaya, menjelaskan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) meningkat selama libur panjang setelah Nyepi dan Idul Fitri.

“Libur panjang hari raya Nyepi dan lebaran untuk wisatawan nusantara tampak terjadi peningkatan,” ujar Sumarajaya kepada IDN Times Senin (23/3/2026). Bagaimana kondisi daya tarik wisata (DTW) selama libur panjang di Bali? Baca selengkapnya di bawah ini.

Bedugul dan Penglipuran alami peningkatan kunjungan wisnus

bedugul 1.jpeg
Wisatawan nusantara (wisnus) mendominasi kunjungan ke Kebun Raya Bedugul pada Senin, 23 Maret 2026. (IDN Times/Yuko Utami)

Sumarajaya memaparkan, peningkatan signifikan kunjungan wisnus ke Bali dapat dilihat pada beberapa DTW, misalnya Bedugul dan Penglipuran. “Dapat kita lihat di beberapa DTW, seperti Bedugul dan Penglipuran terjadi peningkatan cukup signifikan mencapai 500 persen,” kata dia.

Selama hari biasa, Bedugul yang berlokasi di Jalan Kebun Raya, Kecamatan Baturiti, Tabanan hanya terdapat 300 orang pengunjung. Namun, pada saat libur panjang Nyepi dan Idul Fitri kunjungan wisatawan ke Bedugul menjadi 1.500 orang per hari. Sementara itu, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli kunjungan wisatawan per hari pada hari biasa 800 orang, selama libur panjang menjadi 4.000 orang per hari.

Kunjungan wisnus mendominasi di Bedugul

mobil  di bedugul.jpeg
Deretan kendaraan roda empat terparkir di Jalan Kebun Raya, Bedugul. (IDN Times/Yuko Utami)

Berdasarkan pantauan IDN Times di Kebun Raya Bedugul pada Senin (23/3/2026), wisnus terlihat mendominasi kunjungan saat libur panjang Nyepi dan Idul Fitri. Parkir mobil mengular di sepanjang Jalan Kebun Raya. Sebagian besar wisnus datang bersama sanak keluarga untuk gelar tikar di hamparan hijaunya rumput Bedugul. 

Ada juga yang menyewa sepeda listrik, sepeda kayuh, dan sejenisnya untuk mengitari berbagai titik ikonik Bedugul. Mulai dari rumah kaca dengan koleksi berbagai jenis kaktus, Cagar Alam Batukahu, kebun anggrek, taman bambu, dan sebagainya. 

Kunjungan wisman dan wisnus stabil

kaktus di bedugul.jpeg
Wisatawan berfoto dalam rumah kaca dengan berbagai jenis kaktus di Kebun Raya Bedugul. (IDN Times/Yuko Utami)

Secara keseluruhan, Sumarajaya menyampaikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tergolong cukup stabil dengan rata-rata 17 ribu per hari. Sementara itu, total jumlah kunjungan wisman sampai bulan Maret 2026 telah mencapai 1,3 juta. 

Kunjungan wisnus ke Bali juga tergolong stabil. Sumarajaya mengatakan kunjungan wisnus awal tahun 2026 hingga bulan Maret ini telah mencapai 1,5 juta lebih.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More