Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Karangasem Tunggu Instruksi Resmi Soal WFH ASN
Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta. (Dok. Istimewa)
  • Pemerintah Kabupaten Karangasem masih menunggu surat edaran resmi dari pusat sebelum menerapkan kebijakan WFH bagi ASN, meski koordinasi dengan Pemprov Bali sudah dilakukan.
  • Kebijakan WFH satu kali seminggu dari pemerintah pusat bertujuan menghemat energi dan menekan penggunaan kendaraan dinas akibat kondisi geopolitik global.
  • Penerapan WFH di Karangasem nantinya akan bersifat selektif, hanya berlaku bagi ASN yang tidak terlibat langsung dalam pelayanan publik atau sektor strategis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1 April 2026

Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, menyatakan belum menerima surat edaran resmi terkait wacana WFH ASN dan telah berkoordinasi dengan Pemprov Bali mengenai rencana tersebut.

kini

Pemerintah Kabupaten Karangasem masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat dan Provinsi Bali sebelum menerapkan kebijakan WFH bagi ASN secara selektif.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kabupaten Karangasem masih menunggu instruksi resmi terkait penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara sebagai bagian dari program efisiensi energi pemerintah pusat.
  • Who?
    Sekretaris Daerah Karangasem, I Ketut Sedana Merta, bersama jajaran Pemkab Karangasem dan Pemerintah Provinsi Bali yang tengah berkoordinasi mengenai pelaksanaan kebijakan WFH ASN.
  • Where?
    Kegiatan koordinasi dan penantian arahan berlangsung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, dengan komunikasi dilakukan antara pemerintah daerah dan provinsi.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Rabu, 1 April 2026, sementara keputusan penerapan WFH di tingkat daerah masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Bali.
  • Why?
    Kebijakan WFH dirancang untuk menghemat konsumsi energi nasional yang meningkat akibat kondisi geopolitik global serta untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas dan perjalanan dinas ASN.
  • How?
    Penerapan WFH akan dilakukan secara selektif, hanya berlaku bagi ASN tertentu yang tidak terlibat langsung dalam pelayanan publik seperti tenaga kesehatan atau guru yang tetap bekerja di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah mau bikin pegawai negeri kerja dari rumah satu hari, biar hemat listrik dan bensin. Tapi di Karangasem belum mulai, karena masih tunggu surat resmi dari Bali. Pak Sekda bilang mereka sudah ngobrol sama pemerintah provinsi. Nanti kalau sudah ada aturan, baru mereka ikut. Yang kerja di rumah cuma sebagian saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sikap Pemerintah Kabupaten Karangasem yang menunggu instruksi resmi sebelum menerapkan WFH menunjukkan kehati-hatian dan komitmen terhadap koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi. Langkah ini mencerminkan upaya menjaga keselarasan kebijakan sambil tetap mendukung tujuan efisiensi energi nasional, dengan pendekatan selektif yang mempertimbangkan keberlanjutan layanan publik di daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times – Wacana penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai bergulir dari pemerintah pusat sebagai bagian dari langkah efisiensi energi. Namun, Pemerintah Kabupaten Karangasem hingga kini masih menunggu arahan resmi sebelum menerapkannya di daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem, I Ketut Sedana Merta, mengatakan pihaknya belum menerima surat edaran resmi terkait kebijakan tersebut. Meski begitu, komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali sudah dilakukan untuk memastikan arah kebijakan yang akan diambil.

“Surat resmi belum kami terima. Tapi kami sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Bali terkait rencana ini,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

1. Karangasem akan ikuti arahan Provinsi

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta. (Dok. Istimewa)

Ia menegaskan, Pemkab Karangasem akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan di tingkat provinsi. Artinya, implementasi WFH bagi ASN di Karangasem masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemprov Bali.

“Kami di daerah tentu menyesuaikan dengan kebijakan di Provinsi Bali,” tambahnya.

2. Kebijakan untuk penghematan energi

Tulisan WFH. (pexels.com/Anna Tarazevich)

Sementara itu, pemerintah pusat diketahui telah menggulirkan skema WFH bagi ASN sebanyak satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan konsumsi energi, yang dipengaruhi kondisi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah.

Melalui kebijakan ini, pemerintah juga berharap dapat mengurangi penggunaan kendaraan dinas serta frekuensi perjalanan dinas.

3. Penerapan WFH kemungkinan akan bersifat selektif

ilustrasi lingkungan kerja WFH yang nyaman (pexels.com/Vlada Karpovich)

Meski demikian, tidak semua ASN akan menerapkan sistem kerja jarak jauh. Sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan bidang strategis tetap diwajibkan bekerja dari kantor maupun lapangan.

Di antaranya tenaga kesehatan, guru, serta ASN yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

"Penerapan WFH di daerah diperkirakan akan bersifat selektif, menyesuaikan kebutuhan layanan dan karakteristik masing-masing instansi," jelas Sedana Merta

Editorial Team