Pameran Fotografi Jurnalistik di Nusa Dua, Menyerupai Lapangan Bola

- Pameran fotografi jurnalistik bertajuk 'Negeri Bola' digelar di Peninsula Island, Nusa Dua, menampilkan 62 foto tunggal dan empat foto cerita karya 37 pewarta foto ANTARA dari seluruh Indonesia.
- Acara kolaborasi Redaksi Foto ANTARA, ITDC, dan Komdigi ini berlangsung 11–24 Juli 2026 dengan konsep tata letak menyerupai lapangan bola berlatar pesisir Nusa Dua.
- Pameran gratis ini mengajak publik menikmati perjalanan sepak bola Indonesia sebagai ekspresi budaya dan sportivitas, sekaligus mendukung pariwisata olahraga serta semangat persatuan nasional.
Badung, IDN Times - Suasana Peninsula Island tampak berbeda. Puluhan fotografi jurnalistik bertajuk Negeri Bola: Dari Lapangan Kampung Menuju Panggung Dunia menyambut para wisatawan dan masyarakat Bali sejak 11 Juli 2026. Pameran luar ruangan yang diselenggarakan oleh Redaksi Foto dan ANTARA Biro Bali ini berkolaborasi dengan BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) The Nusa Dua. Acaranya berlangsung hingga 24 Juli 2026.
Kurator pameran sekaligus fotografer senior dan redaktur foto, Nyoman Budhiana, menjelaskan jumlah foto yang ditampilkan sebanyak 62 foto tunggal dan empat karya foto cerita. Semuanya hasil karya 37 pewarta foto ANTARA dari seluruh Indonesia.
"Pameran ini, sebuah cerita bagaimana sebuah bola yang bergulir mampu menggerakkan, menyatukan, dan memberi alasan untuk terus merawat mimpi menuju panggung dunia,” jelasnya.
Menariknya, hasil karya fotografi jurnalistik tersebut dipamerkan dengan tata letak unik menyerupai lapangan bola, ditambah latar belakang pesisir Nusa Dua. Pengunjung diajak menikmati karya jurnalistik melalui bidikan lensa para pewarta foto profesional ANTARA dari masa ke masa, mulai dari koleksi foto hitam putih 1970-an hingga era terkini.
Pameran terbuka untuk umum dan gratis dengan harapan publik dapat merasakan lebih dekat kiprah sepak bola Indonesia, semangat sportivitas, mendukung pariwisata olahraga di Tanah Air, sekaligus menghibur pengunjung termasuk wisatawan domestik dan mancanegara.
Arsip visual itu menegaskan sepak bola tak sekadar olahraga, tapi juga melahirkan beragam ekspresi budaya yang unik di berbagai daerah. Misalnya sepak bola api menggunakan buah kelapa yang dibakar dalam perayaan adat dan keagamaan. Kegembiraan serupa juga pecah di jalanan, pesisir pantai, hingga lumpur sawah melalui pertandingan jenaka di berbagai lapangan kampung yang menjadi ruang inklusif sepak bola wanita dan penyandang disabilitas.
"Kami berharap pameran foto tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi para fotografer jurnalistik, juga menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai olahraga, menghargai karya pers yang kredibel, serta memperkuat semangat persatuan Indonesia," ucap Direktur Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Maroli J Indarto.













![[QUIZ] 6 Bagian Sad Ripu, Ini Anggota Akatsuki Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250115/be23168199ba1e4506dfdacfc61901d1-d66217d2dc9a2789b0852a89ef5e93e9.jpg)



