Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jenazah Ditemukan Mengapung di Perairan Sembulungan, Dievakuasi ke Jembrana

Jenazah Ditemukan Mengapung di Perairan Sembulungan, Dievakuasi ke Jembrana
Mayat yang ditemukan mengapung di perairan dievakuasi ke RSU Negara, Kabupaten Jembrana untuk pemeriksaan petugas pada Minggu (22/2/2026) pagi.(Dok.Istimewa)
Intinya Sih
  • Warga Jembrana digemparkan penemuan mayat laki-laki mengapung di perairan Sembulungan pada Minggu dini hari, setelah dilihat oleh nelayan yang baru pulang melaut.
  • Evakuasi dilakukan oleh ABK KM Bintang Anugerah bersama tim Polairud, jenazah dibawa ke RSUD Negara untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
  • Korban teridentifikasi bernama Sunarto, 69 tahun, nelayan asal Banyuwangi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemulangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jembrana, IDN Times - Masyarakat pesisir Kabupaten Jembrana dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah yang mengapung di perairan Sembulungan, pada Minggu (22/2/2026) dini hari. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan beralamat di Desa Pengambengan Kabupaten Jembrana yang baru saja pulang melaut dan dievakuasi ke RSU Negara Kabupaten Jembrana.

Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP Putu Suparta, mengonfirmasi kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 04.15 Wita.

1. Saksi melihat sampan berputar-putar tanpa awak

IMG-20260222-WA0013.jpg
Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan mengapung di perairan dari Pelabuhan Pengambengan menuju ke RSU Negara, Kabupaten Jembrana untuk pemeriksaan petugas pada Minggu (22/2/2026) pagi. (Dok. Istimewa)

Kejadian bermula saat seorang nelayan bernama Riki Hariyanto (36) dalam perjalanan pulang melaut sekitar pukul 03.30 Wita. Saat melintasi perairan Sembulungan, pandangannya tertuju pada sebuah sampan bernama "Barokah" yang bergerak tidak wajar.

"Saksi melihat sampan tersebut berputar-putar di tengah laut tanpa ada penumpang di atasnya. Curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian mendekat untuk melakukan pengecekan," ujar AKP Putu Suparta dalam keterangan tertulisnya.

Setelah didekati, saksi mendapati sesosok mayat sudah dalam posisi mengapung di dekat sampan tersebut.

2. Proses evakuasi melibatkan ABK KM Bintang Anugerah

IMG-20260222-WA0014.jpg
Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan mengapung di perairan dari Pelabuhan Pengambengan menuju ke RSU Negara, Kabupaten Jembrana untuk pemeriksaan petugas pada Minggu (22/2/2026) pagi. (Dok. Istimewa)

Melihat kondisi darurat tersebut, awak kapal (ABK) KM Bintang Anugerah segera mengambil tindakan cepat. Mereka menaikkan jenazah ke atas kapal dan mengamankan sampan Barokah dengan cara menariknya menuju Pelabuhan Pengambengan.

Setibanya di darat, kejadian ini langsung dilaporkan ke kantor Sat Polairud Polres Jembrana.

"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Negara guna pemeriksaan lebih lanjut," tambah Suparta.

3. Identitas korban terungkap, berasal dari Banyuwangi

IMG-20260222-WA0009.jpg
Mayat yang ditemukan mengapung di perairan dievakuasi ke RSU Negara, Kabupaten Jembrana untuk pemeriksaan petugas pada Minggu (22/2/2026) pagi.(Dok.Istimewa)

Awalnya jenazah tersebut berstatus sebagai Mr. X. Namun, setelah dilakukan identifikasi luar oleh tim medis RSUD Negara bersama tim Dokkes dan Inafis Polres Jembrana, identitas korban akhirnya berhasil terungkap.

Berdasarkan data kepolisian, korban diketahui bernama Sunarto (69), seorang nelayan yang beralamat di Pecemengan, Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Pihak kepolisian lalu melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban di Banyuwangi terkait proses pemulangan jenazah.

"Jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga siang tadi," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More