Tabanan, IDN Times - Kabupaten Tabanan kehilangan aktivis lingkungan, Nyoman Muditha (72), yang menjaga sungai hampir enam tahun lamanya. Muditha yang berasal dari Banjar Batu Gaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan ini tidak kenal lelah menyusuri sungai dan membersihkannya dari sampah.
Perjuangan Muditha untuk menjaga sungai di Tabanan berhenti pada Sabtu lalu, 24 Oktober 2026. Muditha meninggal dunia setelah sempat dirawat selama seminggu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan karena keluhan sesak. Berpulangnya Muditha tentu meninggalkan kesedihan bagi keluarga dan koleganya.